Pemerhati Sepak Bola Maluku Soroti Bursa Calon Ketua Asprov PSSI, Dorong Pemilihan Berbasis Kapasitas

by
by

AMBON, N25NEWS.id – Dinamika menjelang pemilihan Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Maluku mulai menjadi perhatian berbagai kalangan. Sejumlah pemerhati sepak bola Maluku menggelar diskusi untuk membahas figur-figur yang dinilai memiliki kapasitas memimpin organisasi sepak bola di daerah.

Diskusi tersebut melibatkan mantan Direktur Teknik PSSI Maluku, Direktur Teknik Akademi Sepak Bola Khenzi United, serta SSB Ksatria Timur. Hadir pula sejumlah tokoh sepak bola Maluku yang selama ini berkiprah di luar daerah, di antaranya Bahar Lestaluhu, mantan pemain dan pelatih Persikabo Bogor, serta Abdul Nuru Lestaluhu, mantan pemain dan pelatih Persikad Depok.

Dalam diskusi itu, para peserta menilai bahwa pemilihan Ketua Asprov PSSI Maluku harus menjadi momentum pembenahan sepak bola Maluku. Mereka berharap para pemilik hak suara (voter) dapat menentukan pilihan berdasarkan rekam jejak, kemampuan manajerial, integritas, serta visi pengembangan sepak bola, bukan semata pertimbangan politik organisasi.

Beberapa nama yang disebut berpotensi maju sebagai calon Ketua Asprov PSSI Maluku antara lain Johanis Hitipeuw, Halid Latuamuri, Sofyan Lestaluhu, dan Johan Lewerissa.

Menurut para pemerhati, setiap bakal calon memiliki kelebihan dan tantangan masing-masing. Karena itu, masyarakat sepak bola Maluku diharapkan memberikan penilaian secara objektif terhadap kapasitas para kandidat dalam membangun pembinaan usia dini, kompetisi yang berkelanjutan, peningkatan kualitas wasit dan pelatih, hingga tata kelola organisasi yang profesional.

Dalam diskusi tersebut juga muncul pandangan mengenai dinamika politik yang berkembang menjelang proses pencalonan.

Sejumlah peserta menilai munculnya banyak kandidat merupakan bagian dari dinamika demokrasi organisasi. Namun, mereka mengingatkan agar seluruh proses tetap berlangsung secara sehat, transparan, dan tidak menimbulkan perpecahan di kalangan insan sepak bola Maluku.

“Siapa pun yang nantinya terpilih harus mampu menyatukan seluruh elemen sepak bola Maluku dan membawa perubahan nyata bagi prestasi daerah,” ujar salah satu peserta diskusi.

Para pemerhati berharap pemerintah daerah, sebagai mitra strategis dalam pembangunan olahraga, terus mendukung terciptanya proses pemilihan yang demokratis dan kondusif sesuai ketentuan organisasi.

Hingga saat ini, tahapan pencalonan Ketua Asprov PSSI Maluku masih terus berproses. Seluruh pihak pun diminta menghormati mekanisme organisasi sambil menunggu penetapan resmi para calon dan pelaksanaan pemilihan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *