Ronny Loppies Kembali Masuk Tim Seleksi Nasional UNESCO, Ambon Perkuat Peran di Panggung Kreatif Dunia

by -9 views
by

JAKARTA,N25NEWS.id  – Kepercayaan pemerintah pusat terhadap kapasitas sumber daya kreatif dari Maluku kembali ditunjukkan melalui penunjukan Direktur Ambon Music Office (AMO), Ronny Loppies, sebagai anggota Tim Seleksi Nasional UNESCO Creative Cities Network (UCCN) 2027.

Penunjukan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Nomor SK/HK.01.01/21/MK-EK/2026 yang ditandatangani Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya. Melalui keputusan ini, pemerintah membentuk Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) guna menjaring dan menetapkan kota-kota terbaik Indonesia yang akan diusulkan menjadi bagian dari jejaring kota kreatif dunia UNESCO pada tahun 2027.

Masuknya Ronny Loppies untuk kedua kalinya dalam Tim Seleksi Nasional menjadi bukti pengakuan atas dedikasi dan kontribusinya dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif berbasis musik di Indonesia. Pengalaman Ambon sebagai Kota Musik UNESCO sejak 2019 dinilai menjadi referensi penting dalam proses penilaian dan pendampingan daerah-daerah yang berambisi meraih pengakuan internasional serupa.

Tim Seleksi Nasional memiliki peran strategis dalam menentukan wajah Indonesia di panggung global. Selain menyusun mekanisme seleksi yang transparan dan objektif, tim juga bertugas mengevaluasi dokumen usulan dari berbagai kabupaten dan kota, sebelum menetapkan dua daerah terbaik dari subsektor kreatif yang berbeda untuk diajukan sebagai nominasi resmi Indonesia ke UNESCO.

Kehadiran Ronny Loppies di dalam tim membawa perspektif praktis yang lahir dari pengalaman langsung mengelola kota kreatif. Pengalaman tersebut dianggap penting untuk memastikan bahwa daerah yang diusulkan tidak hanya unggul dalam konsep, tetapi juga memiliki ekosistem kreatif yang berkelanjutan, melibatkan masyarakat, serta mampu membangun jejaring internasional.

Bagi Maluku, penunjukan ini menjadi kebanggaan tersendiri. Pasalnya, Ambon kembali menjadi representasi Indonesia dalam proses strategis yang berkaitan dengan diplomasi budaya dan pengembangan ekonomi kreatif di tingkat dunia.

Pembentukan Panselnas UCCN 2027 juga menegaskan komitmen pemerintah dalam menjadikan sektor ekonomi kreatif sebagai motor pembangunan masa depan. Status Kota Kreatif UNESCO kini dipandang bukan sekadar prestise internasional, tetapi juga peluang memperkuat identitas budaya, menarik investasi, meningkatkan kunjungan wisata, dan membuka ruang kolaborasi global bagi daerah-daerah di Indonesia.

Dengan melibatkan unsur pemerintah, akademisi, dan praktisi kreatif, Tim Seleksi Nasional diharapkan mampu menghasilkan nominasi daerah yang benar-benar mencerminkan kekuatan kreativitas dan keragaman budaya Indonesia di mata dunia. Tim ini akan menjalankan tugasnya hingga akhir tahun 2027.

Editor   : Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *