Halal Bihalal DPD Partai Gerindra Maluku, Perkuat Silaturahmi dan Persatuan di Tengah Tantangan Global

by -11 views
by

AMBON, N25NEWS.id – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Provinsi Maluku menggelar kegiatan Halal Bihalal bersama para relawan di Islamic Center, Selasa (7/4).

Kegiatan ini berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan pasca perayaan Idul Fitri.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath, para anggota DPRD Provinsi Maluku dan Kota Ambon, para relawan, serta sejumlah undangan lainnya.

Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, dalam sambutannya menegaskan bahwa tradisi halal bihalal merupakan kekayaan budaya Islam Nusantara yang tidak dimiliki oleh semua negara mayoritas Muslim.

“Saya pernah berada di satu negara yang mayoritas beragama Islam, namun tidak memiliki tradisi halal bihalal. Dari situ saya menyimpulkan bahwa ini adalah kekayaan luar biasa dari Islam Nusantara,” ujarnya.

Menurutnya, halal bihalal menjadi momentum penting untuk kembali mempererat hubungan setelah menjalani ibadah puasa Ramadan dan merayakan Idul Fitri.

Dalam kesempatan tersebut, Lewerissa juga menyinggung kondisi global yang saat ini tidak menentu dan berdampak hingga ke daerah.

Ia menyebutkan bahwa krisis ekonomi global yang dipicu situasi politik dunia, termasuk konflik di Timur Tengah, turut memengaruhi kehidupan masyarakat.

“Kita tahu dunia sedang menghadapi masalah ekonomi yang tidak mudah.Dampaknya sampai ke desa-desa. Kenaikan harga bahan bakar, termasuk avtur, sangat mempengaruhi kondisi ekonomi kita,” jelasnya.

Ia pun mengajak masyarakat Maluku untuk tetap bersabar dan tidak larut dalam keluhan. Menurutnya, sikap terbaik adalah menghadapi situasi dengan ketenangan, doa, dan keyakinan.

Selain itu, Lewerissa mengingatkan pentingnya menjaga persatuan serta menghindari konflik horizontal di tengah kondisi yang rentan.

“Kalau kita fokus pada persamaan, saya percaya benih-benih konflik bisa kita redam. Kita semua bersaudara, apapun agama dan suku kita. Tidak ada manfaatnya konflik,” tegasnya.

Ia juga secara khusus berpesan kepada generasi muda Maluku agar tidak mengulangi pengalaman konflik masa lalu.
“Untuk generasi muda yang lahir setelah 2003-2004, kalian tidak punya pengalaman konflik. Cukup generasi sebelum kalian yang merasakan. Mari kita bangun Maluku dengan persatuan,” katanya.

Tak hanya itu, Gubernur juga mengingatkan masyarakat agar bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang memecah belah.

“Saya mengajak kita semua untuk mempromosikan persatuan, bukan memperkeruh suasana dengan provokasi di media sosial,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Tim Pelaksana Halal Bihalal, Saodah Tethool, dalam laporannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Ia menjelaskan bahwa Halal Bihalal Keluarga Besar Partai Gerindra Provinsi Maluku mengusung tema “Sucikan Hati, Sambung Silaturahmi, Perkuat Persatuan Umat untuk Keamanan dan Kedamaian Bangsa dalam Menghadapi Situasi dan Tantangan Global.”

“Kegiatan ini merupakan agenda Partai Gerindra Provinsi Maluku sebagai bentuk ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, sekaligus untuk merawat silaturahmi sebagai sesama orang bersaudara,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa seluruh pelaksanaan kegiatan didukung oleh kontribusi kader Partai Gerindra yang berada di pemerintahan, legislatif, maupun berbagai sektor lainnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan silaturahmi tetap terjaga serta tercipta kedamaian dan keharmonisan di tengah masyarakat Maluku.

Penulis : Stenly Kailuhu

Editor   : Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *