Dinilai Tidak Mampuh,Titing Di Demo Masyarakat Dan Pengusaha Kota Larat

by -102 views
by

LARAT,N25NEWS.id-Dinilai tidak mampuh mengatasi beberapa persoalan di Kecamatan Tanimbar Utara (Tanut), Kabupaten Kepulauan Tanimbar,masyarakat dan pengusaha (Tionghoa) di Kota Larat melalukan aksi demo damai didepan kantor camat Tanut pukul 11.00 WIT pada Senin (5/12/2022).

Bertempat di lapangan kantor Camat Larat,sebagian tokoh masyarakat,pemuda dan para pengusaha (Tionghoa) melakukan aksi mereka kepada Camat Tanut selaku kepala wilayah.

Mereka mengatakan Titing tidak mampuh mengatasi persoalan yang sedang terjadi di Kecamatan Tanimbar Utara selang satu tahun masa jabatan nya dalam hal ini yakni, pemadaman PLN yang berkepanjangan,Air Bersih PDAM selama dua tahun dan Jaringan Telekomunikasi seluler yang memang sangat dirasakan oleh masyarakat setempat.

Mereka menduga selama ini Titing hanya tidur nyenyak menikmati kemirisan dan kesengsaraan masyarakat seantero Kota Larat yakni delapan desa se-Kecamatan Tanimbar Utara ini.

“Pemadaman bergilir bahkan ada yang tidak menyala 3-4 hari sama sekali yang dilakukan oleh pihak PLN sudah seminggu ini, namun pihak kecamatan dalam hal ini ibu camat juga menikmatinya,dia enak tidur nyenyak sementara kita menderita bahkan mengalami kerugian yang sangat besar diakibatkan padamnya PLN selama seminggu ini,”ujar Frengki salah seorang pengusaha dalam audence bersama forum komunikasi pemerintah kecamatan.

Masyarakat menilai krisis Air Bersih di Kota Larat menjelang dua tahun terakhir serta matinya lampu pada PLN selama seminggu ini dan gangguan jaringan Telkomsel (4G) di Kota Larat hanya persoalan kecil dan tidak penting bagi pemerintah kecamatan sekalipun kondisi masyarakat Tanut sudah sangat miris.

Salah satu pengusaha Ko Aguan berharap pihak PLN secepatnya mengambil langkah alternatif untuk mengatasi persoalan pemadaman lampu yang berkepanjangan.

“Beta berharap dengan sepenuh hati par bapa Kepala UP3 di Saumlaki, kalo bisa datangkan gennset untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kota Larat sambil katong menanti teknisi dari Ambon pada hari Rabu mendatang ini,”pintanya.

Dilain sisi saat penyampaian aspirasi masyarakat,Titing dengan tegas dan agak keras menjawab aspirasi masyarakat saat audens dilakukan didalam gedung Temarlolan Larat.

Dengan pernyataan orang nomor satu di Tanimbar Utara ini membuat situasi menjadi panas dan naik darah para demonstrasi.

Mereka menilai Titing tidak mampuh mengatasi persoalan-persoalan yang sudah berlarut bahkan bertahun yang terjadi dan dirasakan oleh masyarakat Tanimbar Utara sampai hari ini.

“Apabila dalam jangka waktu 7 kali 24 jam atau satu Minggu kedepan belum ada tindak lanjut dari pemerintah Kecamatan Tanimbar Utara sebagai representasi terhadap tuntutan dimaksud maka tim pemerhati Tanut akan kembali dengan masa yang lebih besar,”tegasnya.

Penulis : Sanra

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *