SAUMLAKI,N25NEWS.id-Peringati hari Infanteri, Tentara Nasional Indonesia, Angkatan Darat (TNI-AD), ke-74, tanggal,19 Desember 1948-19 Desember 2022, dilapangan upacara Mako Yonif 734/SNS, dini hari, Senin, (19/12/2022).
Upacara peringati HUT Infanteri ke-74, ini, dihadiri, Kapolres Kepulauan Tanimbar, Dandim 1507/Saumlaki, Danyonif 734/SNS, Dandim 1507/Saumlaki, Dansatradar, Danki Brimob Saumlaki, terlihat juga tiga kepala Desa, yakni Kades Sifnana, Kades Lauran, Kades Bomaki, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, dan para tamu undangan lainnya.
Amanat pada upacara HUT INFANTERI ke-74, tahun 2022, yang dibacakan Dandim 1507/Saumlaki, dari Komandan Pussenif, Letnan Jenderal TNI, Arif Rahman, M.A.
Bertindak selaku Inspektur Upacara pada HUT Infanteri, yakni, Dandim 1507/Saumlaki, sebagai Komandan Upacara, Pasi Ops Batalyon Infanteri 734/SNN, Lettu Inf, Rizky Sukirno.
“Saya ucapkan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada prajurit Korps Infanteri dimanapun berada dan bertugas. Sehingga atas pengabdian dan pengorbanan, mampu mengharumkan nama baik Korps Infanteri dalam rangka mendukung tugas pokok TNI-AD,”ujar Dandim 1507/Saumlaki dalam amanat Komandan Pusat Infanteri yang dibacakan Letkol INF.Didik Waluyo.
Sesuai dengan Tema, “Infanteri Yang Modern Dan Selalu Di Hati Rakyat”, adalah sangat tepat dan patut dijadikan pedoman dan arah bagi perajut Korps Infanteri dalam mengemban tugas dimasa yang akan datang.
Selain itu,dalam amanat tersebut mengingatkan dan memberikan informasi kepada seluruh Korps Infanteri yang berada di Saumlaki, mengulas sedikit tentang sejarah melawan Belanda dengan menggunakan senjata tradisional dan perlengkapan perang yang terbatas.
“Namun para pejuang kita mampu mengatasi tentara Belanda yang sudah memiliki senjata modern, dengan mitode perlawanan yang diterapkan yaitu serbu dan lari (Hit and Run), berasal dari basis girilya yang tidak mengenal waktu operasi.
“Dari peristiwa tersebut, kita bisa mengambil nilai-nilai berupa jiwa Nasionalisme, cinta tanah air, rela berjuang, pantang menyerah, dan manunggal dengan rakyat. Nilai-nilai tersebut harus selalu terpatri dalam jiwa dan sikap, serta perilaku setiap prajurit Korps Infanteri,”paparnya.
Dalam amanat tersebut juga, diinstruksikan, agar seluruh prajurit Korps Infanteri untuk mampu menjadi pelopor dalam setiap kesulitan rakyat dan sekitarnya.
Selain itu, untuk, untuk selalu berdiri kokoh diatas pondasi jati diri prajurit sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, tentara nasional dan profesional.
Juga,tingkatkan jiwa korsa yang positif, namun jangan sampai terjebak dalam jiwa korsa yang sempit.
Reporter : JM