AMBON,N25NEWS.id-Gerak cepat yang dilakukan oleh Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Wilayah Maluku guna mengatasi persoalan putusnya beberapa jembatan di Pulau Seram mendapat apreasiasi dari salah satu pemuda asal Seram,yakni Josyes Do Santos Walalayo.
Menurutnya,cara penangan yang dilakukan oleh pihak BPJN ini perlu diberikan aspresiasi.Pasalnya,mereka tidak tunggu lama walaupun masih dengan kondisi cuaca yang buruk namun,pihak BPJN langsung bergerak cepat.
“Saya sangat mengapresiasi aksi BPJN Maluku,apalagi ketika turun langsung ke Lapangan Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Wilayah Maluku Ir. Bambang Widyarta.MT yang didampingi Kepala Satker II Toce Lewol.ST.MT, ini merupakan sebuah kerja nyata yang di lakukan oleh BPJN,”ujar Santos Walalayo,kepada media ini, beberapa waktu lalu.
Lebih lanjut Santos Walalayo menambahkan,dirinya mendapat infornasi dari pihak Balai kalau saat ini juga Balai bukan saja turun melakukan pemantauan, tetapi ada jembatan yang bisa di perbaiki seperti jembatan Wae Tone Tana di Wilayah Maluku Tengah pun langsung di perbaiki.
“Sedangkan untuk jembatan Wae Kawanua di Kecamatan Tehoru,sementara lagi masuk dalam pemantauan sebab kita tau kondisi cuaca masih belum memungkinkan untuk diperbaiki,” tambah putra Negeri Hatu Kecamatan Tehoru Tersebut dan juga Ketua DPD ASB Provinsi Maluku tersebut.
Semenyara itu,untuk menanggapi putusnya jembatan Wae Kawanua, Santos Walalayo sangat yakin dengan BPJN Maluku,dimana BPJN pasti akan mendapat solusi terbaik misalnya dengan membangun jembatan darurat untuk mencegah terisiolirnya warga yang berada di 4 kecamatan yang melintasi wilayah tersebut.
Adapun keempat kecamatan tersebut yakni, Kecamatan Tehoru,Telutih,Siwalalat dan Kecamatan Werinama.(**)