Program MBG Belum Masuk Leitimur Selatan, DPRD Kota Ambon Desak Pemerintah Segera Cari Solusi

by
by

AMBON, N25NEWS.id – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang digadang-gadang menjadi upaya pemerintah meningkatkan kualitas gizi anak sekolah hingga kini belum menyentuh seluruh sekolah di Kecamatan Leitimur Selatan (Leitisel), Kota Ambon. Kondisi ini memicu keprihatinan karena siswa di wilayah tersebut belum memperoleh manfaat program yang telah berjalan di sejumlah daerah lain.

Persoalan tersebut mendapat sorotan dari Wakil Ketua Komisi II  DPRD Kota Ambon, Desy Kosita Hallauw,SH,MH . Menurutnya, ketimpangan pelaksanaan MBG di Leitimur Selatan harus segera menjadi perhatian serius pemerintah agar tidak menimbulkan kesenjangan pelayanan bagi peserta didik.

Hallauw mengatakan, hingga kini seluruh sekolah di Kecamatan Leitimur Selatan belum menerima layanan MBG. Padahal, program tersebut seharusnya dapat dinikmati secara merata oleh seluruh siswa di Kota Ambon.

“Anak-anak di Leitimur Selatan juga memiliki hak yang sama untuk mendapatkan makanan bergizi melalui program pemerintah. Jangan sampai mereka tertinggal hanya karena kendala teknis maupun keterbatasan penyedia layanan,” ujarnya.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Ambon itu menilai salah satu kendala utama adalah belum terpenuhinya kuota jumlah siswa yang menjadi syarat operasional penyedia MBG. Akibatnya, wilayah Leitimur Selatan belum menjadi lokasi pelayanan program tersebut.

Ia meminta pemerintah membuka peluang bagi investor atau penyedia layanan MBG agar dapat beroperasi di Leitimur Selatan. Menurutnya, langkah itu penting untuk memperluas jangkauan program dan memastikan seluruh siswa memperoleh manfaat yang sama.

Selain itu, Hallauw mengusulkan pembentukan pos pelayanan MBG di setiap negeri di Kecamatan Leitimur Selatan. Dengan adanya titik distribusi yang lebih dekat, pasokan makanan bergizi dinilai akan lebih mudah disalurkan ke sekolah-sekolah di wilayah tersebut.

“Jangan sampai persoalan kuota menjadi alasan anak-anak kehilangan hak memperoleh asupan gizi yang baik. Pemerintah harus segera mencari solusi agar program MBG benar-benar dirasakan oleh seluruh siswa tanpa terkecuali,” tegasnya.

Kondisi ini menjadi tantangan bagi pemerintah untuk memastikan pemerataan pelaksanaan Program Makanan Bergizi Gratis, sehingga tidak ada lagi wilayah di Kota Ambon yang tertinggal dalam memperoleh layanan yang bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan dan pendidikan generasi muda.

Penulis : Stenly Kailuhu

Editor   : Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *