AMBON,N25NEWS.id-Pieterson Rangkoratat Asisten Administrasi Umum Sekda Maluku memberikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada KPK yang telah berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku,dalam menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Dunia Usaha Anti Korupsi.
Hal ini dikatakannya dalam sambutannya pada kegiatan Bimtek Dunia Usaha Anti Korupsi,yang berlangsung di aula lantai 7 kantor Gubernur Maluku,Kamis (21/9/2023).
Giat tersebut mengambil tema “Mewujudkan Dunia Usaha Antikorupsi Melalui Penanaman Nilai-Nilai Integritas”.
Lebih lanjut menurut,Piet Rangkoratat yang adalah putra Tanimbar ini mengatakan,melalui kegiatan para pelaku usaha di Maluku dapat menambah wawasan pengetahuan pada upaya pelaksanaan tindak pidana korupsi.
“Pemberatasan korupsi merupakan agenda nasional yang harus dilaksanakan bersama-sama namun,pemeberantasan korupsi tidak hanya dapat dilakukan oleh KPK saja,”kata pria asal Desa Lingat KKT ini.
Dikatakannya lagi, Pemprov juga sangat berharap pelaku dunia usaha dapat aktif berperan dalam kegiatan pencegahan kegiatan korupsi, baik yang diselenggarakan oleh pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah.
“Pemprov Maluku juga sangat berterima kasih kepada kalangan dunia usaha, baik itu BUMN, BUMD, sektor swasta dan asosiasi wilayah provinsi Maluku yang telah berpartisipasi sebagai peserta dalam kegiatan ini,”paparnya.
Dikesempatan yang sama,Deputi Bidang Pendidikan Dan Peran Serta Masyarakat dari KPK Wawan Wardiana menjelaskan, sebagai salah satu lembaga penegak hukum yang dipercaya untuk memberantas korupsi.
Menurutnya menyadari sepenuhnya, bahwa upaya pemberantasan korupsi tentunya KPK tidak mungkin bekerja sendiri sehingga perlunya peran serta masyarakat khususnya dunia usaha.
Seperti pentingnya implementasi nilai integritas dan nilai-nilai anti korupsi dalam lingkungan sehari-hari, lingkungan kerja dan masyarakat, memotivasi para pelaku usaha taat asas dan taat aturan hukum.
“Hal ini dilakukan dalam rangka mewujudkan tata kelola perusahaan yang baik, mendorong terbangunnya kesadaran dan perilaku anti korupsi pada ekosistem dunia usaha, guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional, dengan tetap mengedepankan persaingan usaha yang beintegritas, dan bersama-sama berkomitmen guna mewujudkan budaya anti korupsi di lingkungan dunia usaha,”terangnya.
Hadir pula pada giat tersebut pimpinan OPD Lingkup Pemerintah Provinsi Maluku, Pelaku Usaha, BUMN/BUMD, dan Unsur Lainnya.
Sumber : Diskominfo Maluku