Kadis Kelautan dan Perikanan Maluku Apresiasi Giat Diskusi Publik Dan Silaturahmi Akbar Yang Digelar DPP IKMANEMA

by -22 views
by

AMBON,N25NEWS.id-Kepala Dinas (Kadis) Kelautan dan Perikanan Provinsi Maluku,Erawan Asikin mengaprsisi kegiatan Diskusi Publik dan Silaturahmi Akbar yang digelar oleh Ikatan Masyarakat Nelayan Maluku (IKMANEMA). Pasalnya,giat tersebut dapat memberikan kontribusi bagai pemerintah daerah.

“Jadi tugas untuk membangun perikanan memang bukan hanya pemerintah saja,namun semua pihak (steakholder) lain,”kata Erawan Asikin kepada wartawan disela-sela acara Diskusi Publik dan Silaturahmi Akbar yang digelar oleh IKMANEMA, berlangsung di Negeri Laha,Kamis (21/9/2023).

Lebih lanjut menurut Erawan Asikin kegiatan yang dilakukan oleh IKMANEMA,tentu sangat positif.Dimana, mereka telah memiliki komitmen untuk membantu nelayan pesisir, tetapi juga mereka telah mengambil bagian untuk membantu tugas-tugas Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP).

Adapun,giat yang berlangsung di Negeri Laha,Kecamatan Teluk Ambon ini mengambil tema “Menjaga Laut Maluku”.

“Dan saya melihat tema diatas sangat bagus,sebab tema tersebut secara tidak langsung telah mengajak masyarakat untuk peduli akan laut dan perikanan di Maluku,”ujar Erawan Asikin.

Dirinya mengakui, untuk tetap menjaga eksistensi laut dan perikanan di Maluku,maka sudah barang tentu ada kerjasama dengan pihak lain, yang nantinya dampaknya bagi masyarakat Maluku itu sendiri.

Selain itu,kata dia Kerjasama dengan berbagai pihak sah-sah saja dilakukan selama masih dalam jalur-jalur yang memang dibenarkan secara aturan.

“Olehnya,apa yang sudah dilakukan oleh teman-teman IKMANEMA, tentu bisa membantu,bukan dalam bentuk fisik,tetapi bisa dalam bentuk sosialisasi,”ucapnya.

Sementara itu,Ketua umum Dewan Pengurus Pusat Ikatan Masyarakat Nelayan Maluku (DPP-IKMANEMA) Burhanuddin Rumbow mengatakan, pihaknya komitmen membantu pemerintah daerah (Pemda) Maluku untuk peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) nelayan pesisir di Maluku.

“Bagi kami adalah langkah yang kemudian kami angkat hari ini, demi membantu nelayan kita dari sisi kapasitas SDM kemudian bagaimana membantu nelayan kita untuk mewujudkan nelayan yang cerdas, mandiri, dan sejahtera. Kami berharap bahwa kedepan ada program-program yang kemudian pemerintah kota maupun provinsi malalui dinas terkait bisa bersinergis bersama dengan IKMANEMA,” ujar Rumbouw.

Dijelaskan, penguatan kapasitas dimaksud melalui acara diskusi publik dan silaturahmi akbar nelayan se-Kota Ambon di dua tempat, di Desa Laha dan Desa Latuhalat.

Sedangkan untuk kegiatan di Desa Laha lebih cenderung untuk sosialisasi terkait dengan penangkapan ikan terukur untuk nelayan dan sosialisasi BBM satu harga untuk wilayah Kota Ambon diikuti agenda sunatan massal dan pengobatan gratis.

Lebih lanjut ungkap Rumbouw, regulasi penangkapan ikan terukur berdasarkan peraturan kementrian kelautan perikanan (Permen KP), No.11 tahun 2023, kapal yang berukuran 30 GT keatas tidak bisa beroperasi di perairan Maluku, karena aturan itu membagi sesuai zona, dan Maluku termasuk zona tiga.

“Oleh sebab itu, kami IKMANEMA mempertegas agar pemda dapat membuat regulasi untuk negeri adat agar adanya sasi untuk wilayah yang kemudian harus dikonservasi. Kalau soal nelayan pesisir semua lini harus sinkron termasuk para nelayan kecil agar ada pendapatan bagi nelayan, pedagang (jibu-jibu) dan pemerintah biar tidak saling membawa kerugian. Semua stakeholder harus saling bahu membahu untuk membangun potensi kelautan di wilayah Maluku,” tandasnya.(**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *