AMBON,N25NEWS.id-Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon,dalam upaya memperkuat sistem layanan darurat berbasis teknologi,telah menerima 550 aduan masyarakat lewat call center 112.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandia Kota Ambon, Ronald Lekransy disela-sela bedah peran vital call center 112, sebagai layanan darurat terpadu bagi masyarakat,Rabu (21/1/2026).
“Sampai hari ini sejak tanggal 8 September ketika dilaunching oleh pak Wali Kota Ambon, dengan menghadirkan kementerian terkait,kurang lebih 550 laporan pada bulan Januari 2026,”kata Lekransy.
Diakuinya, terdapat 80 laporan ke call center 112 yang berkaitan dengan laporan kedaruratan per tanggal 20 Januari 2025.
Sementara itu,lanjut Lekransy
untuk darurat medis ,laporan yang disampaikan dan ditindaklanjuti oleh tim call center kurang lebih 154 laporan, yang berhubungan dengan darurat medis.
“Untuk darurat keamanan dan ketertiban kurang lebih 230 laporan,sampai hari Ini,”ucapnya.
Kemudian tambah lagi untuk darurat bencana terdapat 66 laporan.
“Untuk darurat lainnya terdapat 82 aduan laporan pengamanan hewan liar, orang hilang, dan ODGJ,
(Orang Dengan Gangguan Jiwa), ” jelas Lekransy.
Lebih lanjut Lekransy menjelaskan untuk pelayanan mobil jenazah kurang lebih sudah 16 kali laporan aduan.
“Yang disampaikan ke call center total sampai dengan per kemarin ada 550 laporan.yang diterima di call center 112,” tandasya.(**)