AMBON,N25NEWS.id – Di Masjid Agung An Nur, sebuah acara keagamaan yang sangat bermakna berlangsung dengan penuh khidmat, yaitu Negeri Batu Merah Bershalawat.
Acara ini digelar sebagai bagian dari peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW, yang mengingatkan kita akan perjalanan spiritual sang Nabi dan pentingnya hubungan kita dengan Tuhan Yang Maha Esa.
Dalam kesempatan ini, Raja Batu Merah, Ali Hatala, menyatakan bahwa acara ini bertujuan untuk mengenang para syuhada yang telah meninggalkan kita.
Doa bersama yang dilaksanakan bukan hanya sekadar ritual, tetapi juga merupakan wujud cinta dan rasa syukur masyarakat Negeri Batu Merah kepada Kota Ambon tercinta.
“Sebagai warga Negeri Batu Merah, kita memiliki kewajiban untuk mendoakan tidak hanya syuhada, tetapi juga Kota Ambon agar senantiasa dalam lindungan Allah,” ungkap Hatala.
Acara ini tidak terlepas dari kerjasama yang baik antara pemuda Masjid Agung An Nur dan pengurus Nahdatul Ulama (NU).
Keterlibatan tokoh agama, tokoh adat, serta seluruh masyarakat turut memberikan warna dan semangat tersendiri.
Kehadiran mereka menunjukkan betapa pentingnya kolaborasi dalam menciptakan acara yang dapat membawa kebaikan bagi semua.
“Kegiatan ini merupakan contoh nyata bagaimana masyarakat dapat bersatu dalam kebaikan, meningkatkan ketakwaan iman terhadap Tuhan,” tambah Hatala.
Negeri Batu Merah adalah salah satu wilayah besar di Kota Ambon yang kaya akan keberagaman suku. Dalam konteks ini, kegiatan doa shalawat yang dilakukan bersama menjadi simbol persatuan masyarakat.
Hatala berharap bahwa momen seperti ini dapat memperkuat rasa saling menghargai antarwarga.
“Kami ingin masyarakat Negeri Batu Merah selalu dekat dengan Tuhan dan bisa menjadi yang terbaik untuk diri mereka sendiri dan Kota Ambon,” cetusnya.
Acara Negeri Batu Merah Bershalawat bukan hanya tentang perayaan keagamaan semata, tetapi juga tentang membangun sebuah komunitas yang saling menguatkan dan menjaga nilai-nilai kemanusiaan.
Kegiatan ini menggambarkan cinta yang mendalam masyarakat Negeri Batu Merah terhadap Tuhan dan sesama, serta harapan untuk masa depan yang lebih baik bagi Kota Ambon.
Dengan setiap doa yang dipanjatkan, semoga kedamaian dan keharmonisan senantiasa menyertai perjalanan hidup kita bersama.
Penulis : Stenlay Kailuhu
Editor : Redaksi