Merasa Kerugian Yang Melonjak, Warga Tionghoa Pelaku Usaha Ikut Demo Di PLN Larat

by -219 views
by

LARAT,N25NEWS.id-Merasa dirugikan dengan adanya pemadaman listrik yang begitu parah,warga keturunan Tionghoa di Kota Larat, Kecamatan Tanimbar Utara (Tanut) menggelar aksi demo di kantor PLN Larat,Senin (5/12/2022).

Adapun,massa aksi demo yang sebagian besar adalah pengusaha tersebut,melakukan aksi demo guna mempertanyakan ke pihak PLN Larat,sampai kapan pemadaman listrik tersebut bisa diatasi.Pasalnya,pemadaman listrik membuat pengusaha banyak yang mengalami kerugian.

Salah satu pengusaha sembako,Wito mengatakan setelah adanya pemadaman listrik berkepanjangan dia harus mempersiapkan pasokan BBM dalam kapasitas banyak sehingga tingkat kerugiannya melonjak dari sebelumnya.Selain itu, tidak hanya usaha dia juga protes bahwa anak-anaknya juga susah belajar jika pemadaman listrik berlangsung.

“Kalo untuk usaha memang berpengaruh sekali ,dikarenakan saya harus menyiapkan stok BBM dalam kapasitas banyak sehingga otomatis harga barang kami naikan.Ya mau bagaimana lagi,”ujar Wito dengan nada kecewa.

Selain itu,dirinya mencontohkan,ayam potong yang tadinya sekilo lima puluh ribu rupiah sekarang dia jual dengan kisaran harga enam puluh sampai tujuh puluh ribu rupiah.

“Pasti kita pengusaha yang disalahkan disini,apalagi anak-anak saya pada jam belajar malam sangat terganggu sekali.” tutur Wito salah satu pengusaha Tionghoa di kompleks pertokoan Larat.

Oleh karena itu,dia mengatasnamakan masyarakat Tanut ingin kejelasan yang dilakukan dari pihak PLN Larat atas ketidak jelasan selama ini.

“Kita selaku masyarakat juga menuntut hak atas kejelasan pemadaman selama ini,”tegas Wito.

Menanggapi hal itu,Reimon Fatbinan Supervisor Teknik PLN Larat menjelaskan ,saat ini hanya dua buah mesin yang beroperasi,yang mengalami gangguan berat adalah mesin MTU 700 daya mampu 350 KW , kerusakan dibagian metal dan crengshaft mesin.

Dijelaskannya, untuk jenis MTU 700 daya mampu 350 KW.Sedangkan untuk TCD 160 KW.Jadi kekurangan daya mampu akibat gangguan mesin 510 KW.

“Untuk mesin yang saya sebutkan diatas,kami mengalami kesulitan sehingga dalam waktu dekat ini, teknisi akan didatangkan langsung dari pabrik mesin tersebut,”jelasnya.

Sejauh ini pihaknya sudah melakukan semampu dan sebisa nya,teknisi akan di datangkan, diperkirakan sekitar hari Rabu ini karena masih ada pekerjaan di Kisar yang mengakibatkan pihaknya sedikit terlambat.

“Untuk itu,saya perlu jelaskan bahwa,yang kita kerjakan sudah sampai,di batas beta pung pekerjaan, karena katong seng bisa kerja begitu saja,semua harus sesuai SOP”jelasnya dengan dialek Maluku.

Reporter : Sanra

Editor     : Aris Wuarbanaran

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *