AMBON,N25NEWS.id-Setelah melakukan on the spot dilokasi pengembangan perumahan Permata Hijau dikawasan Dusun Kusu Kusu Sereh, Desa Urimessing, Kecamatan Nusaniwe Kota Ambon, Komisi III DPRD Maluku, Richard Rahakbauw lewat kesepakatan bersama siap bantu bangunan talud penahan badan jalan, lewat usulan pada Anggaran Pendadan Belanja Daerah (APBD) murni tahun 2023 lewat pokok pikiran (Pokir).
Adapun,on the spot dilokasi pengembangan Perumahan Permata Hijau, Sabtu (13/10) menindak lanjuti hasil rapat Komisi III dengan PT Matriecs Cipta Anugera, selaku penggungjawab pekerjaan perumahan.
Bukan hanya bantu pembangunan talud penahan badan jalan, Komisi III juga akan meminta pihak Dinas PUPR Provinsi untuk melakukan pengukuran pembangunan talud warga, terdampak pembongkaran lahan perumahan.
Selain itu,on the spot ke lokasi pengembangan Perumahan Permata Hijau,Richard Rahakbauw didampingi, Anos Yermias dan Ayu Hindun Sanusi, selaku anggota Komisi III DPRD Maluku, lewat pokir APBD Perubahan.
“Setelah melihat kondisi perumahan permata hijau secara dekat, kalau tidak dibantu secara cepat, akan bisa berdampak pada rumah-rumah yang telah selesai.dibangun,”ungkap calon Walikota Ambon.
Dikatakan, dari rencana 220 rumah unit, baru sekitar 145 unit rumah yang sudah dibangun, bahkan sebagian sudah ditempati warga.
Sementara untuk akses jalan masuk yang juga menjadi keluhan pihak pengembangan, lanjut politisi Partai Golkar ini, Komisi akan berkoordinasi dengan penjabat Walikota Ambon, sebab jalannya itu menjadi kewenangan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon.
Apalagi Pemkot diera kepimpinan mantan Walikota Ambon, Richard Louhenapessy, telah berjanji untuk membangun akses jalan masuk menuju perumahan permata hijau.
“Kami akan coba mengusulkan pembangunan jalan masuk, tapi lebih prioritas talud penahan badan jalan, lewat pokir komisi III, karena ini untuk kepentingan masyarakat,” kata Rahakbauw .
Untuk diketahui bahwa Perumahan permata hijau ini sudah di bangun sejak tahun 2018 oleh pihak pengembang PT Matriecs Cipta Anugrah dan ada sekitar 60 kepala keluarga sudah menempati rumah yang mereka pesan.(**)