AMBON,N25NEWS.id-Dalam upaya menyiapkan generasi muda untuk mampu mengisi bonus demografi dan upaya siapkan Generasi Emas Indonesia tahun 2045.Selain itu,Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku juga memiliki tanggung jawab besar menyiapkan masa depan remaja agar dapat merencanakan kehidupan berkeluarga,serta menjawab tantangan yang terjadi pada remaja.
Hal tersebut disampaikan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku,Sarles Brabar, SE.M.Si.,dalam sambutannya pada kegiatan Apresiasi Duta GenRe Dan Ajang Kreativitas GenRe Provinsi Maluku Tahun 2023 yang,yang berlangsung di Santika Premiere Hotel Ambon,Senin (29/5).
Dikatakannya pada Perpres 72 Tahun 2021 tentang percepatan penurunan stunting mengamanatkan BKKBN untuk dapat melakukan pencegahan stunting dari Hulu melalui penyiapan generasi berencana yang merupakan salah satu inovasi dikembangkan untuk menyiapkan kehidupan berkeluarga,bagi remaja.Sehingha,para remaja mampu melangsungkan jenjang pendidikan,berkarir dalam pekerjaan,serta menikah dengan penuh perencanaan sesuai siklus kesehatan reproduksi.
Dikatakannya lagi,remaja saat ini sangat berisiko terhadap pernikahan din,perilaku seks pranikah dan penyalahgunaan Napza.Remaja dalam kondisi ini tentu saja membutuhkan penanganan serta informasi seluas-luasnya,mengenai kesehatan reproduksi,yang akan mengarah kepada pencegahan stunting dari Hulu.
Olehnya,kata Sarles Brabar program generasi berencana hadir untuk memfasilitasi remaja Maluku untuk meningkatkan pemahaman,pengetahuan,serta sikap dan perilaku positif remaja tentang kesehatan dan hak-hak reproduksi,serta menyiapkan kehidupan berkeluarga dalam rangka pencegahan stunting dari Hulu.
Melalui kegiatan ini juga dapat menanamkan pemahaman tentang pendewasaan usia perkawinan dan menyiapkan kehidupan berkeluarga yang dapat dilakukan melalui pencegahan Triad KRR,pengenalan dan pengembangan PIK Remaja.
Ditambahkannya pula,dengan adanya giat ini pula,nantinya ada inovasi dan kreativitas-kreativitas pendidik sebaya dan konselor sebaya dalam pemberian akses informasi pendidikan dan konseling di PIK Remaja.Selain itu,Duta GenRe yang terpilih mampu menjadi panutan bagi remaja sebayanya,dalam mengisi masa mudanya dengan hal-hal positif dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Tentu kami ingin Duta GenRe menjadi penyambung lidah BKKBN Maluku sebagai motivator kepada para remaja dalam mencegah tingginya angka pernikahan dini serta pencegahan penurunan stunting,”jelasnya.
“Kami juga harap para finalis Duta GenRe dapat memberikan edukasi ke masyarakat mengenai tidak menikah dini,pencegahan stunting dan lainnya,”ujarnya.
Sebelumnya,Ketua pelaksana kegiatan Apresiasi Duta GenRe dan Jambore Ajang Kreativitas GenRe (ADUJAK) Provinsi Maluku, Muhammad Akbar dalam laporannya menyampaikan,kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku, Nomor 153/PK.02.02/J4/2023 tentang pelaksanaan kegiatan ADUJAK 2023 tingkat Provinsi Maluku dan DIPA Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku Tahun 2023.
Dia juga menyampaikan kegiatan ini merupakan giat tahunan yang rutin diselenggarakan oleh BKKBN Maluku melalui Bidang KSPK, untuk saling mempertemukan remaja yang tergabung dalam PIK Remaja dan memilih figur pemuda (usia 16-12 tahun) yang akan menjadi role model dan spoke person BKKBN.
Selain itu,meningkatkan pemahaman remaja mengenai program generasi berencana,Tria kesehatan reproduksi remaja dan memotivasi serta membimbing remaja untuk melewati 5 transisi kehidupan remaja dan melanjutkan pendidikan,membangun karir,membina keluarga kecil bahagia sejahtera yang merupakan pola hidup sehat dan bersosialisasi kepada masyarakat.
Adapun, kegiatan ini akan dilaksanakan selama tiga hari.Untuk masa karantina peserta akan mendapatkan berbagai materi dan pendampingan terkait dengan program ketahanan remaja dan GenRe.
Sebagai informasi juga kegiatan tersebut dijadwalkan pada tanggal 1 Juni 2023 dan dilaksanakan malam grand final Apresiasi Duta GenRe dan Jambore Ajang Kreativitas akan berlangsung di Ballroom Hotel Santika Premiere Ambon.
“Perlu kami sampaikan juga,jumlah peserta yang akan mengikuti kegiatan tersebut sebanyak 22 orang finalis Duta GenRe dan 50 orang peserta Jambore Ajang Kreativitas yang berasal dari PIK Remaja unggulan kabupaten/kota,”tandasnya.
“Untuk itu,saya berharap para peserta nantinya akan berlomba untuk memberikan inovasi dan kreativitas dalam pelaksanaan program giat yang ramah remaja dan pencegahan stunting dari Hulu,”pungkasnya.