JAKARTA, N25NEWS.id – Komitmen Pemerintah Provinsi Maluku dalam memperluas akses jaminan kesehatan masyarakat kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, menerima Universal Health Coverage (UHC) Awards 2026 kategori Madya.
Penghargaan tersebut diserahkan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar, dalam rangkaian Deklarasi dan Pencanangan Universal Health Coverage (UHC) serta Pemberian Penghargaan kepada Pemerintah Daerah Tahun 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Selasa (27/1/2026).
Hendrik menerima langsung piagam penghargaan tersebut sebagai bentuk apresiasi atas capaian Pemerintah Provinsi Maluku dalam memperluas cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Bagi Maluku, penghargaan ini memiliki arti penting. Sebagai provinsi kepulauan dengan wilayah yang tersebar dan tantangan geografis yang kompleks, pemerataan akses layanan kesehatan menjadi salah satu pekerjaan besar pemerintah daerah.
Gubernur Hendrik Lewerissa mengatakan penghargaan tersebut tidak boleh dimaknai sebatas pencapaian pemerintah, tetapi sebagai hasil dari kerja bersama untuk memastikan masyarakat memperoleh hak dasar atas kesehatan.
“UHC adalah wujud kehadiran negara di tengah masyarakat. Pemerintah Provinsi Maluku berkomitmen memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam memperoleh hak dasar atas layanan kesehatan,” tegas Hendrik.
Bukan Sekadar Penghargaan
UHC Awards diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada pemerintah daerah yang dinilai berhasil mendorong perluasan jaminan kesehatan serta meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan.
Capaian tersebut sekaligus menjadi tantangan bagi Pemerintah Provinsi Maluku untuk memastikan kepesertaan JKN tidak berhenti pada angka cakupan administratif. Masyarakat harus benar-benar dapat menggunakan jaminan tersebut ketika membutuhkan pelayanan kesehatan.
Persoalan ini menjadi semakin penting bagi Maluku karena masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan tidak hanya berada di pusat kota, tetapi juga tersebar di pulau-pulau dan wilayah terpencil.
Rangkaian kegiatan UHC Awards 2026 juga diisi dialog Wakil Presiden Republik Indonesia bersama penerima manfaat JKN.
Dialog tersebut menjadi ruang untuk melihat secara langsung dampak program jaminan kesehatan terhadap masyarakat, terutama dalam memperoleh akses layanan kesehatan.
Ke depan, Pemerintah Provinsi Maluku menegaskan komitmennya untuk memperkuat sistem kesehatan daerah, memperluas kepesertaan JKN, serta mendorong pelayanan kesehatan yang berkualitas dan dapat dijangkau masyarakat hingga wilayah kepulauan.
Penghargaan UHC Madya akhirnya bukan sekadar piagam bagi pemerintah daerah. Bagi Maluku, penghargaan ini menjadi pengingat bahwa keberhasilan pembangunan kesehatan harus diukur dari satu hal penting: seberapa jauh masyarakat, termasuk mereka yang berada di pulau-pulau dan daerah terpencil, benar-benar mendapatkan layanan kesehatan ketika membutuhkannya. (**)