Dampak Kekosongan Kepala Desa Arma,Sebabkan Roda Pemerintahan Tidak Tetatur “Morat Marit” Bupati KKT Dinilai Apatis

by
by

SAUMLAKI,N25NEWS.id-Kritik keras datangnya dari beberapa anak muda Desa Arma, ditujukan kepada Bupati Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT),Ricky Jauwerissa, terkait kekosongan Kepala Desa Arma.

Adapun,dampak kekosongan ini, menyebabkan roda pemerintahan desa tidak teratur atau morat-marit, kondisi ini menghambat pelayanan publik serta pembangunan tingkat desa.

Jems Masela, menyoroti tentang kekosongan tersebut, dan mengatakan, kekosongan jabatan Kepala Desa, biasanya ditunjuk seorang (Pj) yang berasal dari Pegawai Negeri Sipil, di lingkungan Pemerintah Kabupaten/kota, sebut Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Pj bertugas melanjutkan roda pemerintahan dan mempersiapkan pemilihan Kepala Desa Antar Waktu, namun dua kali Desa Arma dipimpin oleh Pj hal ini tidak dilaksanakan, akibat tidak adanya petunjuk dari Bupati Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Dia melanjutkan, saat ini sudah berakhir masa jabatan Pj Kades Arma. Seyogyanya Bupati Kabupaten Kepulauan Ricky Jauwerissa, tidak boleh apatis dan diam menyikapi kondisi ini serta tidak membiarkan kekosongan. Dugaan sikap apatis Bupati Kabupaten Kepulauan Tanimbar, terhadap masalah pemerintahan ditingkat desa dapat memperburuk kondisi yang ada, terang Masela.

Kritik lain datangnya dari Jems Lutirmas, menurutnya, pemilihan Kepala Desa adalah perwujudan musyawarah dilingkungan Desa. pemilihan itu merupakan bentuk demokrsi dan kedaulatan rakyat ditingkat Desa, yang bertujuan untuk memilih pemimpin Desa yang mampu menjalankan tugas, kewajiban, dan wewenangnya dalam mewujudkan Desa yang maju, mandiri dan sejahtera. Jika hal ini kedepan diabaikan dan terjadi intervensi oleh Pemerintah Daerah, karena kepentingan politik identitas, niscaya akan amburadul. Lebih jelasnya kata dia, hindari politik kepentingan demi kemajuan Desa dan masyarakatnya.

Hal senanda disampaikan Yakop Warditty, terkait kedatangan bebrapa pemuda Desa ke Kantor Camat Nirunmas, dan menanyakan seputar roda kepemimpinan di Desa, namun, camat menjawab akan menanyakan kepada Bupati Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Lanjutnya, dia berharap juga kepada Pemerintah Daerah, agar secepatnya menindaklanjuti keresahan pada masyarakat Arma, tentang pemilihan Kepala Desa defenetif, dan meniadakan kepentingan politik pribadi, demi kelanjutan Desa Arma yang lebih baik dari sebelumnya.(JM)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *