AMBON,N25NEWS.id-Bersandar pada beberapa catatan singkat tentang Maluku dalam konteks pembangunan Provinsi Kepulauan,bahwa dalam rangka membangun Maluku kedepan terutama terkait dengan karakter wilayahnya yang sebagian besar terdiri dari laut yang ditaburi pulau-pulau, maka dibutuhkan langkah-langkah strategis dan bijaksana.Olehnya,calon gubernur kedepan harus paham tentang laut.
Hal tersebut dikatakan Syamsul Notanubun Tokoh Muda asal Kepulauan Kei,kepada N25NEWS, belum lama ini.
Dikatakannya,hubungan politik antara pemerintah pusat dan daerah harus dibangun berdasarkan prinsip proporsionalitas sebagai bagian dari konsep keadilan. Prinsip kemanfaatan dan kesejahteraan juga harus diutamakan, sehingga berbagai kegiatan pembangunan, tidak menimbulkan ketimpangan dan kecemburuan, namun terfokus pada masyarakat, sehingga segera keluar dari perangkap kemiskinan.
Salah satu terobosan yang bisa dijadikan sebagai solusi adalah perjuangan untuk membentuk Provinsi Kepulauan atau nama lain, yang awalnya digagas oleh Provinsi Maluku, ternyata dihadapkan pada tantangan dan hambatan.
Hal yang cukup memprihatinkan tantangan itu datang dari pengambil kebijakan, yang selalu memandang gagasan itu sebagai upaya memecah belah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Konsep pemikiran yang demikian sebenarnya tidak harus diterima begitu saja,namun patut dilakukan kajian-kajian yang mendalam, sehingga dapat memberikan justifikasi filosofis, yuridis maupun sosiologis, yang dapat dipertanggungjawabkan baik secara akademis maupun politis.
Pandangan yang berbeda tentang konsep Provinsi Kepulauan merupakan hal yang wajar karena datang dari pemikir yang memiliki berbagai latar belakang pendidikan dan pengalaman yang berbeda.
Suatu hal yang patut diperhatikan adalah kebijakan pemerintah dalam memandang wilayah nusantara, sebagai satu kesatuan yang utuh dengan ciri atau karakternya masing-masing.
Menurutnya,provinsi Maluku dengan potensi sumber daya alam yang melimpah namun belum dikelola secara optimal, karena politik pembangunan nasional yang kurang memberikan porsi yang cukup memadai bagi provinsi yang berciri kepulauan.
Salah satu contoh yakni Provinsi Maluku yang memiliki potensi sumber daya laut yang melimpah terutama ikan dan telah diproklamirkan sebagai lumbung ikan nasional beberapa waktu lalu.
Sampai saat ini, Pemerintah belum menyiapkan sarana dan prasarana yang memadai, sebagai upaya untuk merealisasikan kebijakan tersebut.
“Kaitan dengan ulasan di atas, maka bagi kami Maluku butuh terobosan baru, yaitu pola pembangunan ekonomi yang berbasis gugus Kepulauan,”ujar Syamsul Notanubun.
“Dengan demikian sekali lagi saya tegaskan,terhadap para semua bakal calon gubernur Maluku ke depan adalah figur yang benar-benar paham soal laut,”paparnya.
“Kesimpulan kami,sosok Brigjen TNI Mar Said Latuconsina adalah figur yang tepat untuk Gubernur Maluku ke depan,”pungkas Syamsul Notanubun.
Penulis : Redaksi