AMBON,N25NEWS.id-DPD Anak Seram Bersatu (ASB) Provinsi Maluku mempertanyatakan tindakan swiping minuman keras (Miras) yang dilakukan oleh Polsek Baguala Kota Ambon.
“Kami nilai swiping mereka patut di curigai dan dipertanyakan selama ini,”kata Ketua Dewan Pimpinan Daerah ASB Provinsi Maluku Josyes Do Santos Walalayo kepada N25NEWS.id,belum lama ini.
Menurut Walalayo cara dan tindakan yang dilakukan oleh beberapa oknum Polsek Bagula ketika melakukan swiping Miras setiap hari pada terminal Transit Passo untuk Bus jurusan pulau Seram,pihaknya melihat ada keganjilan sehingga perlu di pertanyakan.
“Apa saja yang bagi kami merupakan keganjilan,dimana ketika melakukan swiping Miras jenis Sopi, seharusnya pihak Polsek Baguala harus menunjukan surat perintah swiping dari atasan mereka,”ujar Santos.
Diakui Santos,walaupun itu wilayah hukum Polsek Baguala, namun harus ada surat perintah swiping.Karena, merupakan bagian dari sebuah kegiatan yang harus di ketahui oleh Kapolsek, selanjutnya ketika melakukan swiping kedapatan Bus atau angkot yang membawa Miras seharusnya sopir maupun Kondektur (Kanek) harus dipanggil ke Polsek untuk mejelaskan terkait dengan barang yang mereka bawa.
Dan itupun,sopir dan kenek menykasikan secara langsung pemusnahan miras tersebut di Polsek Baguala.Ataupun, ketika kedapatan ada membawa sopi langsung di musnakan pada tempatnya bukan dibawah entah ke mana barang tersebut.
“Kalau pun barang hasil swiping itu dibawa bagi kami mengapa tidak menjelaskan kepada supir maupun kondektur,”ujar Walalayo yang juga Sekretaris umum Lembaga Aspirasi Masyarakat Indonesia (LAMI) Tersebut.
Olehnya,Walalayo megatakan dirinya dan teman-teman menyaksikan secara langsung tindakan tidak terpuji yang dilakukan oleh oknum-oknum pada Polsek Baguala tersebut yang seenaknya melakukan swiping terhadap Bus jurusan Pulau seram tersebut.
“Jujur hati dan batin kami terganggu sebab cara yang dilakukan oleh mereka sangat tidak terpuji,”kata Wakil Ketua DPD KNPI Maluku itu.
Selain itu,Walalayo mengatakan dalam waktu dekat ini pihaknya akan mendatangngi Polsek Baguala untuk menemui Kapolsek Baguala AKP Meity Jacobus.
“Bukan itu,saja kami juga akan menemui Kapolres Pulau Ambon dan Pulau Lease serta Kapolda Maluku untuk membicarakan hal ini,guna mencari solusi dan jalan keluar,”pungkas Ketua Umum Pergerakan Aktivis Kristen Seluruh Indonesia (PAKSI) tersebut.