AMBON,N25NEWS.id-Kendati pemilihan legislativ baru akan dilaksanakan di tahun 2024, namun diprediksi kursi Ketua DPRD Provinsi Maluku terancam bergesar ke partai lain.
“Ini nanti kompetisi Pileg 2024 akan semkin ketat, jadi kemungkinan posisi Ketua DPRD Maluku dari PDIP bisa saja terancam bergeser ke partai lain,”kata mantan Ketua Bapilu PBB Maluku, Raup Pellu via selernya, Selasa (11/10).
Menurutnya, pergeseran posisi Ketua DPRD Maluku, itu bisa saja terjadi, kalau kader-kader terbaik partai dikecewakan.
“Bicara politik ini, satu kemungkinan bisa saja terjadi, apa lagi yang tergeser ini, kader partai senior yang secara kapabilitas memiliki nilai.jual di masyarakat dengan dapil masin-masing, sebuat saja, pak Edwin Huwae dan Lukcy Wattimury, mereka ini memiliki nilai jual tersendiri,”ujarnya.
Huwae sebut Pellu, sangat kental dengan PDIP, bahkan ketika masyarakat bicara, Edwin Huwae itu di identiknya dengan PDIP. Sama halnya dengan Lucky Wattimuru, keduanya sangat kental dengan PDIP.
Faktor yang menyebabkan kemungkinan itu terjadi, karena tidak ada kekompakan didalam internal PDIP sendiri.
“Dalam tim sepak bola saja, kalau tidak kompak, mana bisa mau menang, sama halnya dalam partai itu sendiri, mereka harus kompak dan kalau tidak bisa saja kursi PDIP bisa bergeser, sehingga bisa berdampap pada posisi pimpinan dewan,”jelasnya.
Sebagai pengamat politik dan juru bicara Hena Hetu lanjut Pellu, PDIP Maluku dibawa kepimpinan Murad Ismal, harus bisa jeli melihat kepentingan partai kedepan, jika menginnginkan PDIP tetap lebih besar dan kalau tidak hasil pasti tidak maksimal.
Apalagi beliau (pak Murad) bukan memiliki latar belakang Politik, sehingga terkadang langkah yang diambil, tanpa memikirkan kepentingan politik kedepan.
“Seharusnya pak Murad bisa bijak untuk melihat persoalan secara internal, karena terkadang yang bikin hancur pak Murad itu sendiri, adalah pembisik-pembisik yang sudah paham dengan sifat dan karakter pak Murad yang gampang terhasut dengan berbagai pengaduan yang belum tentu semuanya benar, “tandasnya.(**)