MBD,N25NEWS.id-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maluku Barat Daya (MBD) akan segera menetapkan status tanggap darurat,akibat bencana banjir dan tanah longsor,sehingga ratusan rumah dan bangunan rusak parah pada beberapa desa di Pulau Romang dan Kecamatan Pulau Damer MBD,Rabu (29/6/2022).
Intensitas curah hujan yang tinggi hingga mengakibatkan,ratusan rumah dan bangunan perkantoran mengalami rusak parah dan ratusan warga harus mengungsi disejumlah lokasi yang aman.
Menyikapi itu, Sekretaris Komisi III DPRD Maluku, Rovik Afifudin mengatakan, sangat prihatin dengan bencana alam yang dialami warga di MBD.Olehnya itu, dirinya meminta pemkab MBD segera menetapkan status bencana sebagai “tanggap darurat”.
Yang mana status tanggap darurat, kata Rovik, sangat penting dilakukan agar ada campur tangan dari pemerintah pusat untuk membantu penanganan bencana yang dialami warga di Kecamatan Pulau Damer dan Romang.
“Status “Tanggap Darurat” itu harus segera ditetapkan Pemkab setempat, agar bukan hanya Pemerintah Provinsi (Pemprov) tapi Pempus juga akan turut serta membantu,”ujar Rovik.
Politisi muda dari PPP ini menambahkan, Pemprov Maluku lewat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) juga harus segera mengambil langkah berkoordinasi dengan Pemkab setempat, sehingga masyarakat terdampak bencana banjir juga segera dapat tertangani.
“Sebagai anggota DPRD kami juga berharap agar masyarakat tetap waspada dan mawas diri, terhadap kondisi yang terjadi saat ini, dengan melakukan antisipasi agar terhindar dari bencana,”pungkasnya.