Pertamina Pastikan Stok BBM Masohi Aman di Tengah Antrean Panjang, Warga Diminta Tak Panic Buying

by
by

MASOHI, N25NEWS.id – Antrean panjang kendaraan di SPBU Kota Masohi dalam beberapa hari terakhir sempat memicu kekhawatiran masyarakat terkait ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM).

Menjawab keresahan tersebut, PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku memastikan stok BBM di Masohi dalam kondisi aman dan penyaluran tetap berjalan normal. Perusahaan menegaskan, kepadatan terjadi akibat tingginya aktivitas pengisian di satu-satunya SPBU reguler yang menyalurkan Pertalite dan Biosolar bersubsidi, bukan karena kelangkaan pasokan.

Area Manager Communication, Relation & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Ispiani Abbas, mengatakan stok BBM di Fuel Terminal (FT) Masohi berada dalam kondisi aman dengan ketahanan rata-rata seluruh produk mencapai lebih dari 11 hari.

Dengan kondisi tersebut, masyarakat diminta tidak terpancing isu kelangkaan maupun melakukan pembelian secara berlebihan karena distribusi BBM tetap berlangsung sesuai jadwal operasional.

“Kepadatan terpantau melalui CCTV di SPBU, namun penyaluran BBM khususnya subsidi tetap berjalan setiap hari sesuai jam operasional. Untuk mengurai kepadatan, FT Masohi stoknya terus dijaga baik dan dalam kondisi siaga apabila dibutuhkan suplai tambahan. Yang harus diperhatikan adalah kesesuaian penyaluran BBM subsidi dengan kuota dan aturan yang ditetapkan,” ujar Ispiani, Selasa (4/8/2026).

Ia menjelaskan, Pertamina Patra Niaga terus menjaga ketersediaan stok BBM agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara berkelanjutan hingga akhir tahun sesuai kuota yang telah ditetapkan pemerintah.

Karena itu, dukungan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta masyarakat dinilai penting untuk memastikan penyaluran BBM bersubsidi tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.

“BBM bersubsidi ini harga jualnya didukung oleh peran pemerintah, sehingga transparansi penyalurannya harus dijaga. Pertamina Patra Niaga secara rutin mengecek apakah penyalurannya sudah sesuai. Bahkan lebih dari 60 nomor polisi kendaraan yang terindikasi melakukan pembelian tidak sesuai aturan di wilayah Kabupaten Maluku Tengah dan Kota Ambon sudah diblokir. Ini yang kami terus perkuat,” ungkapnya.

Selain memperketat pengawasan, Pertamina Patra Niaga juga terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah untuk mengevaluasi kebutuhan kuota BBM di daerah tersebut sebagai langkah antisipasi terhadap potensi peningkatan konsumsi, terutama menjelang akhir tahun.

Pertamina menegaskan komitmennya menjaga keandalan pasokan energi bagi masyarakat serta memastikan pelayanan distribusi BBM tetap optimal.

Masyarakat juga diimbau membeli BBM sesuai kebutuhan agar distribusi berlangsung merata dan kuota subsidi dapat dinikmati oleh pihak yang benar-benar berhak.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan melakukan pembelian BBM sesuai kebutuhan. Pertamina Patra Niaga berkomitmen menjaga keandalan pasokan serta memastikan penyaluran dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal. Apabila masyarakat membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai produk maupun layanan Pertamina, dapat menghubungi Pertamina Customer Solution 135,” tutup Ispiani.

Penulis : Ogen Pesireron

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *