Launching Program Pemberdayaan Tenunin, Wali Kota Harapkan Kain Tenun Jadi Branding Di Maluku

by -7 views
by

AMBON,N25NEWS.id-N25NEWS.id-Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon yang diwakili oleh Sekretaris Kota Ambon, Robby Sapulette resmi melaunching program pemberdayaan Tenunin yang berlangsung di Tawiri, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon Rabu (4/3/2026).

Sapulette mengungkapkan biasa pengrajin kain tenun di kerjakan oleh para wanita yang sudah berusia 40 hingga 50 tahun.Namun, pada kenyataannya pada saat pelaunchingan anak SD dan SMP juga memiliki minat untuk belajar bagaimana menenun.

“Tenun sudah merupakan milik atau bagian dari masyarakat Tanimbar, bahkan sudah memiliki icon bagi masyarakat Tanimbar, ” ucapnya.

Kendati demikian Sapulette berharap tidak hanya masyarat Tanimbar yang menenun, namun masyarakat dari pulau Ambon juga bisa menenun, sehingga menjadi branding untuk Maluku.

“Melaui CSR yang ada anak-anak ini bisa dibina,warisan ini jangan sampai hilang dan tetap berkelanjutan,”tandasnya.

Sementara itu, Anggara Sutisna CEO Tenunin mengatakan, tenunin sudah ada sejak tahun 2018 hingga tahun 2026.

“Untuk 5 tahun pertama kami memulai dari Nusa Tenggara Timur,kami membina bukan hanya membuat kain tenun,namun produk tenunan yang sudah berbentuk fashion,aksesoris yang mana bisa menjangkau market lebih luas , ” ucapnya.

Dirinya berharap kegiatan pelauchingan membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak terkait, sehingga mempercepat akses tenun menuju internasional.

Untuk diketahui Tenun.in merupakan hasil kolaborasi antara PT Sarana Multi Infrastruktur sebagai pendonor dan Yayasan Insan Bumi Mandiri sebagai pelaksana program CSR.(Ika)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *