AMBON,N25NEWS.id-Pada PON Beladiri yang akan berlangsung dari tanggal 11-26 Oktober 2025 di Kabupaten Kudus Jawa Tengah (Jateng).Dimana, Provinsi Maluku yang turut berpartisipasi pada PON Beladiri tersebut tidak memasang target.
Pasalnya,dari 10 cabang olahraga (cabor) yang akan di pertandingan pada PON Beladiri tersebut,Maluku hanya menurunkan atlet-atletnya pada 6 cabor yakni,Karate, Taekwondo, Kempo,Pencak Silat,Tarung Drajat dan Wushu.
Ketua KONI Maluku, Sam Latuconsina mengatakan, prestasi olahraga di Maluku beberapa waktu terakhir ini mengalami keterpurukan.Namun,dengan kepemimpinan Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa dan Abdullah Vanath sebagai Wakil Gubernur,memberi atensi khusus di bidang peningkatan kualitas olahraga,dan juga merupakan bagian dari visi misi mereka.Selain itu,Gubernur dan Wakil Gubernur memberikan dorongan kepada KONI Maluku dalam hal keikutsertaan kontingen Maluku di PON Beladiri.
“Saya kira ini adalah kesempatan bagi kebangkitan olahraga di Maluku, walaupun memang dari sisi target prestasi KONI Maluku tidak menargetkan berapa medali,baik itu emas, atau perak,dan perunggu yang akan kita dapat,tapi minimal kita mendorong keikutsertaan ini,untuk menjadi motivasi bagi cabor-cabor yang lain,”ujar Sam pada rapat Pengurus Harian KONI Maluku,Rabu (10/9).
Lebih lanjut Sam Latuconsina mengatakan,Maluku tidak memasang target,namun pihaknya optimistis bisa berbicara banyak.Dia juga mengakui,walaupun kondisi daerah yang masih efisensi,tapi dukungan dan dorongan pemerintah provinsi Maluku lewat kepemimpinan gubernur dan wakil gubernur, luar biasa bagi kebangkitan olahraga Maluku.
“Itulah yang membuat kami merasa optimis bahwa ini tanda-tanda baik buat perkembangan olahraga di Maluku.Untuk itu,kami minta dukungan dari teman-teman media dan warga masyarakat Maluku yang cinta olahraga, untuk mendukung,serta mendoakan kontingen Maluku pada PON Beladiri,”pinta Sam.
Dikatakan,keikutsertaan Maluku bukan saja untuk meraih prestasi,tapi juga untuk membawa dan menjaga nama harum provinsi Maluku di mata nasional.
Dia juga menyampaikan pesan gubernur yakni,olahraga bukan saja untuk mengejar prestasi,tapi di lain pihak, sebagai jati diri masyarakat Maluku,dan kehormatan.
Adapun pihanya, menyampaikan apresiasi untuk kesempatan yang baik ini.KONI juga menyampaikan terima kasih kepada Pemprov yang telah memberikan support, dengan gubernur menunjuk Sekda Maluku,Sadali Ie sebagai Ketua kontingen Maluku di PON Beladiri di Kudus Jawa Tengah.
Sementara itu,Wakil Ketua I KONI Maluku,Albert Fenanlampir mengatakan,pada PON Beladiri ini terbagi atas dua yang ada 18 cabor,dimana 10 cabor akan digelar secara bersama-sama pada 11-26 Oktober 2025.
Sementara 8 cabor lainnya itu nanti akan dilaksanakan pada gelombang kedua di Sulawesi Utara.Dari 10 cabor itu,Maluku mengikutsertakan 6 cabor di antaranya yakni Karate,Kempo,Silat,Tarung Drajat, Taekwondo dan Wushu.
Jadi keenam cabor beladiri ini adalah cabor yang eksis,dan memang secara organisasi memenuhi kelayakan dan juga secara trek record bahkan sudah mengikuti PON.
Olehnya,KONI telah mengambil langkah cepat untuk membentuk Satgas yang sudah mulai bekerja sejak tanggal 9 September.Untuk cabor Karate mengusulkan 11 atlet,Kempo 9 atlet,Silat 5 atlet,Tarung Drajat 3 atlet, Taekwondo 4 atlet dan Wushu 8 atlet.
“Jumlah keseluruhan atlet Maluku kurang lebih ada 40 atlet dan sesuai dengan rasio perbandingan antara atlet dan pelatih,kami menggunakan rasio 4:1 jadi 4 atlet 1 pelatih.Untuk pelatih ada 10,Karate 3 pelatih,Kempo dan Wudhu masing-masing 2 pelatih,sedangkan Silat,Tarung Drajat dan Taekwondo itu masing-masing 1 pelatih,”jelas Albert.
Sedangkan,persiapan Satgas,dari kemarin sudah mulai bekerja dan Satgas sudah mulai melakukan tes dan pengukuran terhadap atlet.Pihaknya juga melakukan tes untuk mengetahui kualitas fisik atlet karena Maluku tidak miliki anggaran untuk melakukan TC.
Selain itu, Albert menyampaikan,komunikasi di bangun antara Pengprov dengan Satgas KONI,sehingga proses pelatihan ini mudah-mudahan bisa efektif,dan rencana keberangkatan kontingen Maluku.
“Nantinya kita akan berangkat dalam 3 kloter,dan kloter yang pertama di tanggal tanggal 9,dengan yang mengawalinya adalah cabor Taekwondo dan Tarung Drajat,”pungkas Albert.(Aris)