Pangdam Pattimura, CQ Danrem 151/Binaya Tindak Tegas Oknum TNI-AD Sertu Thomas Belwawin Ancam Dan Hina Wartawan

by -157 views
by

SAUMLAKI,N25NEWS.id-Tugas utama seorang jurnalis adalah mengumpulkan informasi yang akurat dan relevan. Melakukan riset, wawancara, observasi, dan pencarian data untuk mendapatkan fakta-fakta yang diperlukan dalam melaporkan, dan publikasi suatu berita.

Namun dalam hal menjalankan profesi kewartawanannya,lagi-lagi ada upaya mengganjal dengan ancaman, fitnahan, yang membabi buta, terhadap profesi para kuli tinta itu, Minggu, (24/3/2024).

Ancaman dan fitnahan melalui sambungan telepon dari oknum TNI-AD, Sertu Thomas Belwawin, yang bertugas di Kodim Maluku Barat Daya, (MBD), sangat meresahkan, profesi jurnalis di Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) Saumlaki.

Kepada Pangdam XVI Pattimura, Danrem 151/Binaya, Dandim MOA, agar tidak diam melihat oknum anggota yang diduga tidak beretika dan tidak memahami, Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI, yang selalu dikumandangkan setiap apel di institusi loreng itu.

Oknum anggota seperti ini sesungguhnya tidak layak, olehnya diminta kepada Pangdam Pattimura, menyikapinya.

Tugas pokok TNI adalah menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah negara kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar, serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah dara Indonesia, dari ancaman dan gangguan.

Lalu pertanyaannya, oknum tersebut dapat memahami tugas pokoknya yang dimaksud UUD. Sementara caranya ala melebihi preman.

Komunikasi via telpon seluler, Thomas Belwawin, oknum TNI-AD ini mengatai profesi wartawan mengatakan,”Apa yang kamong wartawan berikan kepada negara, kamong itu cuma peras-peras orang, kalau seng kasih kamong main tulis”.

Sebagai pilar ke empat selain legislatif, eksekutif, dan yudikatif, wartawan sebagai jendela dunia, wartawan dibekali dengan UU Pers, dengan demikian kontribusi pikir serta menjadi mata dan telinga kepada negara, namun bagi Sertu Thomas Belwawin, oknum TNI-AD ini, para kuli tinta ini, hanya melakukan pemerasan.

Ancaman dan fitnah keji yang dilontarkan oknum ini, patut menjadi perhatian pimpinan TNI-AD, diwilayah Maluku.

“Kami wartawan di KKT, mengutuk keras oknum bajingan yang tak beretika, mengancam dan menghina profesi jurnalis Tanimbar,”tegas Jams Masela salah satu wartawan muda.

“Olenya sekali lagi kami minta kepada pimpinan tertinggi instansi militer yang berada di wilayah Maluku, yang terhormat bapak Pangdam Pattimura, semoga tidak diam. Karena bagi kami wartawan ancaman dan fitnahan terlalu keji,”tandas Jams Masela.

Reporter : JM

Editor : Aris Wuarbanaran

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *