AMBON,N25NEWS.id-Menjelang perayaan Hari Raya Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru), PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) PLN Unit Induk Wilayah Maluku Maluku Utara (UIW MMU) memastikan keandalan pasokan listrik di Maluku tetap terjaga.
Hal ini disampaikan General Manajer PT.Persero PLN UIW MMU,Awat Tuhuloula kepada awak media di Ambon,Rabu (20/12/).
Dikatakannya,dalam rangka menyambut Nataru,maka yang pertama PLN UIW MMU,sudah menyiapkan mesin daya 350, 41 mega wat (mw),dengan beban puncak tertinggi 247,76 mw,sedangkan cadangan 102,65 mw.
Untuk unit-unit yang ikut dalam kesiapan ini yakni Unit Pembangkit PLN,Unit Pembangkit IPP dan subholding ICON+,serta seluruh mitra PLN UIW MMU yang ada di Maluku.
Adapun,personil PLN yang disiagakan itu kurang lebih 505 orang secara keseluruan,mulai dari Maluku dan Maluku Utara.Personil TAD dan mitra kerja 745 orang.
“Sedangkan peralatan pendukung kita 97 unit dan kendaraan operasi kita kurang lebih 227 unit terdiri dari kendaraan roda empat dan roda dua,”jelasnya.
Sementara untuk posko,yakni posko transmisi ada 2,posko pengatur beban 1 lokasi 34 dan posko ikon ada 1 lokasi.Dan Siaga Pembangkit 6 lokasi.
Lokasi untuk kesiapan siaga ada 44,serta 286 posko VIP dan VVIP, yang terdiri dari siaga di kantor pemerintah, kantor TNI/Polri dan kantor dinas-dinas instansi dan kita punya 5 SKPLU yang tersebar di 5 titik lokasi di seluruh Maluku dan Maluku Utara.
“Kalau kesiapan,kita siap, khusus untuk hari-hari besar itu kita lebih ekstra lagi.Dan kesiapan sudah kita lakukan beberapa waktu lalu,sejak tanggal 15-sampai 8 Januari itu,kita lakukan siap siaga laporan 1×24 jam,”paparnya.
Dikatakannya lagi,untuk tempat-tempat ibadah pihaknya sudah amankan dalam hal ini pihaknya sudah melakukan pemeriksaan instalasi kelistrikan di tempat-tempat ibadah,maupun tempat-tempat yang akan dilakukan untuk acara kegiatan natal, seperti di gereja, maupun nanti tahun baru.
Sekaligus ada beberapa genset,UPX yang PLN bekap di tempat-tempat yang sudah ditentukan.
Sementara itu, untuk terkait pemadaman listrik,pihak PLN pastikan tidak ada pemadaman listrik.”Seperti tadi kami laporkan,jika ada pemiliharaan yang terencana itu tidak kami lakukan,kalau pemiliharaan yang bersifat emergency,karena ada hal yang harus kami lakukan itu,akan kami lakukan,namun terlebih dahulu kami akan koordinasikan dengan steakholder yang ada di Maluku dan Maluku Utara,s lanjutnya kami laporkan ke pusat,”ujarnya.
Sedangkan,terkait dengan beberapa hari ini,PLN lakukan pemadaman itu adalah pemiliharaan terencana,karena beberapa unit pembangkit yang jatuh tempo pada akhir Desember dan awal Januari itu, harus dilakukan pemiliharaan di bulan itu,namun PLN berkoordinasi sehingga waktu pemeliharaan dimajukan sebelum Natal dan setelah tahun baru.
“Jadi yang terjadi ini,itu pembangkit-pembangkit kami seharusnya jatuh tempo di 20 Desember sampai di Januari karena ada Iven natal dan tahun baru, dan nanti ada Pilpres,secara terencana kita tidak lakukan pemeliharaan, kita majukan pemiliharaan di bulan Desember kemarin,”tandasnya.(**)