Danki Yonif 734 Kipan B Saumlaki Aniaya Anak Buanya Hingga Babak Belur

by -166 views
by

SAUMLAKI,N25NEWS.id-Danki Yonif 734 Kipan B Saumlaki,Lettu Yasser Arafat tega menganiaya anak buahnya yakni Serda Carlos A.Rumihin hingga babak belur.

Sekujur tubuh Rumihin dipenuhi lebam dan memar akibat penyiksaan yang dilakukan Lettu. Yasir Arafat Inf NRP. 21020166290383 Danki Kipan B Yonif 734/SNS, Sertu Tatang Harseno Bintara PK 21 NRP. 21140081840994, serta
Kipan B Yonif 734/SNS Sertu Romi Andelas Bintara pk 23 NRP. 21160245930896
Kompi Senapan B Yonif 734/SNS.

Kepada wartawan di Ambon, Senin (5/11/2023), kakak korban, Donny Kilikily mengecam tindakan brutal Lettu Yaser Arafat bersama dua bintara lainnya.

“Kami menyayangkan sikap liar Danki Kipan B Yonif 734/SNS, Lettu. Yasir Arafat Inf NRP. 21020166290383 serta dua senior korban. Perlakuan mereka sangat biadab. Kami anak kandung TNI AD, orang tua kami Purnawirawan TNI AD namun kami baru pernah menyaksikan pembinaan membabi buta dan tidak berperikemanusiaan hingga korban tidak bisa mengikuti ibadah Minggu di gereja lantaran disiksa bertepatan dengan jam ibadah. Ini sangat memalukan dan mencoreng citra TNI AD di mata masyarakat,” kata Donny.

Penganiayaan ini dilakukan lantaran Rumihin terlambat menjalankan tugas di Saumlaki karena harus mengantar isteri dan anaknya berobat ke Ambon.

“Sayangnya, setelah dia kembali ke tempat tugas di Saumlaki dan menghadap Danki Kipan B Yonif 734/SNS, Lettu. Yasir Arafat Inf NRP. 21020166290383 untuk melaporkan jika dirinya telah kembali ke Saumlaki, korban malah disiksa sejak pagi hingga sore hari. Tidak puas, malamnya, Danki mengarahkan dua anggota Kipan B Yonif 734/SNS lainnya yakni Sertu Romi Andelas Bintara pk 23 NRP. 21160245930896 dan Sertu Tatang Harseno Bintara PK 21 NRP. 21140081840994 menghajar korban hingga seluruh tubuhnya luka lebam bahkan kulitnya memar-memar,” kata Kilikily.

Kilikily meminta agar Pangdam XVI Pattimura menyikapi persoalan ini dan menindak tegas para pelaku.

“Kami meminta keadilan bagi saudara kami yang diperlakukan bak binatang,” kecamnya.(**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *