AMBON,N25NEWS.id-Menyikapi isu maupun pemberitaan miring yang beredar luas terkait dengan dugaan Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku, Dr Yana Astuti.ST.MT dan Kasatker II Ir Toce Leuwol ST.MT,bersama kontraktor menggelar pesta minuman keras (Miras) di ruang kerja kepala balai tersebut.
Mendapat tanggapan serius dari Sekretaris Lembaga Aspirasi Masyarakat Indonesia (LAMI) Maluku, Josyes Do Santos Walalayo,
Menurutnya, setelah Humas BPJN Maluku, Astrid Alfons ST Melakukan bantahan ke publik melalui media, seharusnya instansi tersebut segera membuat laporan ke Polda Maluku terkait yang di nilai sebar fitnah dan hoax.
Apalagi diduga kuat ada oknum dari BPJN Maluku sendiri yang melakukannya,
Agar pelaku harus bertanggung jawab dengan perbuatannya sendiri,sesuai dengan hukum yang berlaku agar ke depan tidak ada lagi oknum oknum seperti ini.
Walalayo juga sangat yakin dengan bantahan yang disampaikan oleh Humas BPJN Maluku tersebut.
Dikarenakan kepala BPJN Maluku merupakan seorang perempuan, sehingga mana mungkin melakukan pesta minuman keras di ruang kerjanya.
“Saya perlu tegaskan, Yana Astuti dan Tonce Leuwol yang di kenal selama ini adalah orang yang selalu mengutamakan tanggung jawab pekerjaan dan selalu hadir langsung ke lokasi pekerjaan,”ujar Santos.
“Untuk itu kami mengajak setiap orang yang mau melakukan protes atau kritikan terhadap BPJN, maupun Instansi apapun harus benar-benar memiliki bukti, data yang akurat jangan sampai menyebar fitnah dan hoax di karenakan ini berbicara dengan harga diri seseorang,”tandas Santos.(**)