Demo Aliansi Masyarakat Maluku di Depan Polda Maluku, Tuntut Keterbukaan dan Akuntabilitas Kasus Pembunuhan Siswa Madrasah Di Tual

by -39 views
by
Demo Aliansi Masyarakat Maluku di Depan Polda Maluku

AMBON,N25NEWS.id – Aliansi Masyarakat Maluku menggelar aksi demonstrasi di depan Polda Maluku senin,(23/02), dengan tujuan mendesak pihak kepolisian untuk menangani berbagai isu yang menjadi perhatian publik.

Aksi ini dipimpin oleh Nobel Salampessy, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum, yang menegaskan bahwa tuntutan yang mereka bawa sangat penting untuk keamanan dan keadilan masyarakat Maluku.

Nobel menjelaskan bahwa aksi dimulai sejak pukul 13.00 Wit hingga malam hari, bahkan hingga pukul 19.00 Wit, namun sayangnya hingga saat itu, perwakilan kepolisian belum menemui para demonstran.

Ini menunjukkan adanya kemandekan komunikasi antara masyarakat dan pihak berwajib.

Tuntutan utama dalam aksi ini adalah agar kepolisian memproses pelaku pembunuhan seorang siswa madrasah di Kota Tual secara transparan dan akuntabel.

Menurut mereka, tindakan pembunuhan bukan hanya merupakan pelanggaran hukum, tetapi juga pengabaian terhadap hak asasi manusia.

Selain itu, Aliansi Masyarakat Maluku juga menuntut reformasi di tubuh Polri. Mereka percaya bahwa perubahan struktural sangat diperlukan agar institusi kepolisian dapat berfungsi lebih efektif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Tuntutan untuk mengevaluasi kinerja lembaga kepolisian dari tingkat Polres hingga Polda pun dinyatakan dengan tegas.

Salah satu kasus yang menjadi sorotan dalam aksi ini adalah pembunuhan Veronika yang terjadi di perusahaan Mutiara.

Demonstran menekankan pentingnya penyelesaian kasus ini, mengingat lambannya proses hukum yang berjalan.

Mereka berharap agar pihak kepolisian segera mengambil langkah konkret untuk mengusut tuntas kasus tersebut, agar keadilan dapat ditegakkan.

Nobel juga menyampaikan bahwa mereka meminta pembebasan para tahanan politik pasca-demo Agustus 2025.

Ini menandakan bahwa ada rasa ketidakpuasan terhadap perlakuan aparat keamanan dalam menangani situasi sosial.

Ia menekankan pentingnya mendukung kebebasan berpendapat dan mengawal aspirasi masyarakat.

Namun, Nobel mengingatkan bahwa jika tuntutan mereka tidak dipenuhi, Aliansi Masyarakat Maluku akan kembali menggelar aksi dengan jumlah yang lebih besar.

Ancaman untuk melakukan tindakan yang bisa berpotensi tidak diinginkan menjadi sinyal bagi pihak kepolisian untuk bertindak cepat dan responsif terhadap tuntutan masyarakat.

Penulis   : Stenly Kailuhu

Editor    : Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *