Kejurkot Ambon 2026 Ditargetkan Cetak Atlet Potensial Untuk Popmal Hingga PON 2028

by
by

AMBON,N25NEWS.id  – Pembinaan atlet menuju pentas nasional harus dimulai dari kompetisi di tingkat daerah. Karena itu, Kejuaraan Olahraga Kota (Kejurkot) Ambon 2026 diharapkan menjadi ruang penjaringan sekaligus pembuktian kemampuan atlet potensial yang dipersiapkan memperkuat Maluku pada Pekan Olahraga Provinsi (Popmal) 2027 hingga Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.

Ketua Umum KONI Provinsi Maluku, Sam Latuconsina, menilai Kota Ambon memiliki peran strategis dalam menyumbangkan atlet berkualitas bagi kontingen Maluku. Ia optimistis sebagian besar atlet yang akan memperkuat provinsi pada berbagai kejuaraan mendatang berasal dari Kota Ambon.

Hal tersebut disampaikan Sam saat memberikan sambutan pada pembukaan Kejurkot Ambon 2026. Menurutnya, kejuaraan tingkat kota ini menjadi bagian penting dari proses pembinaan atlet sebelum menghadapi Popmal yang dijadwalkan berlangsung pada April 2027.

“Momentum hari ini tentu menjadi dorongan besar bagi KONI Provinsi Maluku, karena atlet-atlet yang akan memperkuat Maluku nantinya berasal dari kabupaten/kota. Saya yakin dan percaya, jumlah terbanyak akan berasal dari Kota Ambon,” ujarnya.

Sam menjelaskan, sekitar 14 hingga 15 cabang olahraga dipersiapkan untuk mengikuti Popmal. Futsal menjadi salah satu cabang yang dipertandingkan dalam Kejurkot Ambon tahun ini.

Ia meminta para atlet tidak sekadar mengejar kemenangan, tetapi menjadikan kompetisi tersebut sebagai kesempatan mengukur kemampuan, meningkatkan kualitas permainan, serta membangun mental bertanding dan sportivitas.

Menurutnya, atlet yang mampu menunjukkan prestasi di Kejurkot harus terus dibina agar dapat melangkah ke tingkat yang lebih tinggi, mulai dari Popmal hingga berpeluang mewakili Maluku pada PON 2028.

“Saya mendukung seribu persen terselenggaranya kegiatan ini. Saya berharap kejuaraan ini bisa berlangsung dengan baik, sportif, gembira, dan ramai. Mari kita semarakkan Kota Ambon dengan olahraga sehingga memberikan sumbangan bagi kemajuan olahraga di Kota Ambon dan Provinsi Maluku,” tegasnya.

Mantan Wakil Wali Kota Ambon itu juga memberikan apresiasi kepada Wali Kota Ambon yang saat ini menjabat sebagai Ketua Umum KONI Kota Ambon. Ia menilai kemajuan olahraga membutuhkan pemimpin yang memiliki kepedulian dan kesediaan berkorban dalam mendukung pembinaan atlet.

“Orang yang mau mengurus olahraga itu hanya orang-orang yang punya kepedulian dan mau berkorban, baik waktu, uang, maupun berbagai hal lainnya. Dengan begitu, olahraga bisa maju,” katanya.

Sam menegaskan, keberhasilan mencetak atlet berprestasi tidak dapat dibebankan kepada satu pihak. Diperlukan kerja sama antara KONI, pengurus cabang olahraga, pemerintah daerah, pelatih, serta seluruh elemen masyarakat.

Ia berharap Kejurkot Ambon 2026 tidak berhenti sebagai agenda pertandingan semata, tetapi benar-benar menghasilkan atlet yang dapat diproyeksikan untuk memperkuat Maluku dalam kompetisi regional maupun nasional.

“Semoga kejuaraan ini bisa menghasilkan atlet-atlet berprestasi, bukan saja di Kota Ambon, tetapi juga di tingkat provinsi. Insyaallah, kita bertemu di PON 2028 yang akan berlangsung di NTT, NTB, dan Jakarta,” tutupnya.

Pada kesempatan tersebut, Sam turut menyampaikan selamat atas penyelenggaraan Kejurkot Ambon 2026 serta mengapresiasi Ketua Satgas, Josi, bersama seluruh panitia yang telah bekerja menyukseskan kejuaraan tersebut.

Editor : Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *