NAMLEA,N25NEWS.id-Masyarakat Desa Pela, Kecamatan Batabual, Kabupaten Buru, Provinsi Maluku menolak keras Mohdar Bugis menjadi Pj Kepala Desa (Kades) di desa mereka.
Oleh karena itu,mereka meminta Penjabat Bupati Buru, Dr.Jalaludin Salampessy agar mempertimbangkan kembali penetapan Mohdar Bugis sebagai Pj Kades di desa mereka.
Sikap penolakan tersebut disampaikan puluhan perwakilan warga saat ditemui wartawan di Desa Pela usai melakukan palang Kantor Desa pada Selasa (5/12/2023) Dini hari sikira pukul 11.00.Wit
Puluhan para perwakilan warga itu, datang dengan membawa kain lestari dan pamplet tempelkan langsung di pintu kantor desa, pamplet tersebut berisi narasi penolakan orang asing yang tidak tahu tradisi adat – istiadat desa Pela.
“Kami bertindak seperti ini akibat Pj Kades Pela yang di lantik oleh Pj Bupati Buru beberapa waktu lalu, bukan orang dari desa kami sendiri,artinya apa kalau orang dari luar desa kami, sudah tentu tidak tahu tetang kondisi sosial masyarakat desa pela,”ungkap Kepala Soa adat Desa Pela kepada wartawan.
Oleh karena itu, dengan tegas masyarakat, tokoh agama, tokoh adat tokoh pemuda, beserta BPD dan seluruh masyarakat Desa Pela menolak saudara Mohdar Bugis sebagai Pj Kades Pela.
“Jadi kami tegaskan, Pj Bupati juga harus melihat orang yang mau di angkat menjadi pemimpin di desa kami tidak menimbulkan kegaduhan dan perpecahan ditengah-tengah masyarakat, sebagai seorang Kepala Soa adat di desa ini,tentu saya sangat menyesal dengan keputusan Bupati tanpa ada koordinasi,”ujarnya menambahkan.
Adapun,masyarakat melakukan aksi penolakan karena menilai yang lebih layak menjadi Pj Kepala Desa Pela adalah yang merupakan putra Desa tersebut.(**)