Pemkot Ambon Siapkan SIKENDALI, Antisipasi Gejolak Harga dan Gangguan Pasokan

by
by

AMBON,N25NEWS.id – Pemerintah Kota Ambon menyiapkan pendekatan baru dalam pengendalian inflasi melalui konsep SIKENDALI AMBON (Sinergitas Kendali Inflasi dan Neraca Logistik Ambon). Sistem ini dirancang untuk mendeteksi potensi gangguan pasokan dan kenaikan harga kebutuhan pokok sebelum berdampak pada masyarakat.

Konsep tersebut dibahas dalam rapat rutin Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Manise Hotel, Jumat (30/10/2026), dengan melibatkan distributor, OPD teknis, Bank Indonesia, BPS, BMKG, Krimsus, Pelindo, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kota Ambon, Ronald Lekransy mengatakan, pengendalian inflasi tidak cukup hanya dengan memantau perubahan harga di pasar. Pemerintah juga perlu membaca kondisi stok, kebutuhan masyarakat, kelancaran distribusi hingga faktor cuaca yang memengaruhi pasokan.

Menurutnya, sebagai daerah kepulauan, stabilitas harga di Ambon sangat bergantung pada kelancaran distribusi antardaerah. Gangguan pelayaran, cuaca buruk, maupun keterlambatan pengiriman berpotensi mengurangi ketersediaan barang dan memicu kenaikan harga di tingkat konsumen.

Melalui SIKENDALI AMBON, berbagai informasi mengenai harga, produksi, stok, kebutuhan, pasokan, aktivitas logistik hingga jadwal pelayaran akan dihimpun dalam satu kerangka analisis.

Lekransy menjelaskan, seluruh data yang dikumpulkan harus melalui pemeriksaan dan pencocokan untuk memastikan keakuratan informasi, termasuk kejelasan sumber, periode pencatatan dan waktu pemutakhiran.

Hasil analisis nantinya menjadi dasar untuk mengidentifikasi potensi gangguan rantai pasok, memperkirakan risiko kenaikan harga, serta menyusun rekomendasi penanganan bagi pemerintah dan pihak terkait.

Ia juga mengharapkan keterbukaan distributor dalam menyediakan informasi terkait harga, stok dan distribusi, dengan tetap menjaga kerahasiaan data internal perusahaan.

Namun, penerapan konsep ini membutuhkan persiapan, mulai dari infrastruktur teknologi, kualitas data, perlindungan informasi, kesiapan sumber daya manusia hingga komitmen kerja sama lintas lembaga.

Pemkot Ambon berharap SIKENDALI AMBON dapat memperkuat peran TPID dalam mengantisipasi gejolak harga. Dengan demikian, pemerintah tidak hanya merespons kenaikan harga setelah terjadi, tetapi mampu mendeteksi risiko sejak awal agar stabilitas pasokan dan daya beli masyarakat tetap terjaga.

Editor : Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *