LARAT,N25NEWS.id-Kordinasi panitia pembangunan Gedung Gereja sejak tanggal, 07/11/2022, dengan Penjabat Bupati Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Daniel E. Indey, dalam rangka peletakan batu penjuru Gedung Gereja Kristen Protestan Maluku, di Kecamatan Tanimbar Utara, Larat. Hasil kordinasi dimajukan ke tanggal 12/11/2022, atas permintaan Penjabat.
Sebelum masuk tanggal, 12/11/22, via telepon seluler dengan Penjabat Bupati, untuk memastikan tanggal yang telah disepakati, hasilnya dimajukan lagi ke tanggal 15/11/22. Tiga hari sebelum tanggal yang disepakati, Indey, memberikan alasan bahwa tidak bisa hadir, karena ada hal yang sangat penting, sehingga tidak bisa menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Gedung Gereja, di Desa Ridol tersebut.
Sebagian Jemat Gereja Protestan Maluku, (GPM) di Kecamatan Tanimbar Utara, tidak mempersoalkan ketidakhadiran Penjabat. Tetapi sebagian besar Jemaad, merasa kecewa dengan janji Penjabat, karena beberapa kali telah berjanji untuk hadir, bahkan waktu yang diundurkannya, sehingga ditanggal, 15/11/22, tetap dilaksanakan momen peletakan batu alas pertama itu.
Diketahui, Asisten 1, Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Ir. Mesala Hutabarat, diberi tugas untuk menghadiri momen peletakan batu pertama. Sementara Daniel E. Indey, harus berangkat ke Ambon, dalam rangka menghadiri Pekan Olahraga Propinsi Maluku, (POPMAL), mungkin bagi Indey, Popmal, sangat penting dan tidak boleh dilewatkan.
Pengakuan sala satu Jemaad GPM, Kecamatan Tanimbar Utara, yang tidak mau disebutkan namanya, mengatakan, sangat kecewa terhadap Penjabat Bupati, Daniel Indey, mengapa ? Sejak awal telah dikordinasikan mulai tanggal, 7/11/22, lalu dimajukan ke tanggal 12/11/22, kemudian dimajukan lagi ke tanggal, 15/11/22, tetapi sebelum tanggal tersebut dikonfirmasi lagi, jawaban beliau, tidak bisa hadir, karena harus menghadiri hal yang sangat penting, dan tidak boleh terlewatkan, begitu kata sala satu Jemaad, meniru alasan Penjabat.
Lanjutnya, sangat kecewa dengan janji Penjabat Bupati ini. sambil mengibaratkan, ikan Suntung. Contoh, untung tidak bisa diundur tanggalnya, yang ada hanya bisa dimajukan, jika bisa diundur tanggalnya, berarti sama ikan Suntung. Kalau ikan Suntung, kita tau sendiri seperti apa itu, maju mundur kan ? katanya dengan nada kesal.
Bukan sampai disini saja, adalagi diantara Jemaat lain mengatakan, sangat kecewa terhadap kamong pung Penjabat itu, salam for dia, POPMAL, lebih penting, dari urusan Gereja, jadi tidak apa-apa, semoga dia baik-baik saja, meniru kata-kata yang diucapkan, sambil menambahkan, janji par Tuhan, jadi biar dong berurusan deng yang kuasa saja, begitu ungkapan kekecewaan mereka.
Terimakasih banyak kepada bapak Asisten 1, atas perintah Penjabat, berkesempatan hadir untuk peletakan batu penjuru tersebut. Semoga Tuhan, selalu memberikan kehidupan beserta keluarga, selalu dilindungi dalam melaksanakan setiap aktifitas dalam kepentingan masyarakat pada umumnya, serta aktifitas pribadi dalam kesehariannya. Begitu juga kepada bapak Penjabat Bupati, semoga tidak janji-janji lagi. Kecewa, sesal,bercampur senang, mereka keluhkan, atas kenyataan yang terjadi.
Reporter : JM