AMBON,N25NEWS.id-Pengendalian inflasi perlu melaksanakan strategi 4 K yakni menjaga dan memastikan ketersedian pasokan bahan kebutuhan pokok, keterjangkauan harga kelancaran distribusi dan komunikasi.
Hal itu disampaikan Gubernur Maluku,Murad Ismail, disela-sela rapat koordinasi pengendalian inflasi daerah yang dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian yang berlangsung secara online (zoom),Senin (13/2).
Gubernur Maluku,Murad Ismail memaparkan,dalam pengendalian inflasi perlu melaksanakan strategi 4 K yakni menjaga dan memastikan ketersediaan pasokan Bapok keterjangkauan harga,kelancaran distribusi dan komunikasi.
Selain itu, kata Gubernur, perlu adanya sinergitas antar OPD terkait Dinas Perikanan dengan stok Ikan, Dinas Perhubungan dan PU memastikan kelancaran distribusi, Dinas Perindag dan ketahanan pangan serta Bulog memastikan ketersediaan stok kebutuhan pokok menimal sampai 6 bulan, Dinas Energi dan Sumbe daya Mineral memastikan ketersediaan stok BBM.
“ Setiap OPD menciptakan 1 (satu) Inovasi yang di harapkan dapat menekan pertumbuhan inflasi yang berdampak pada capaian Inflasi yang terkendali,”paparnya.
Pemerintah terus Proaktif dalam melakukan pemantauan harga dan stok di Pasar pasar tradisional. Ritel modern dan Gudang distribusi Untuk memastikan stok pangan up to date.
Adapun,data stok barang kebutuhan Per Minggu ke-1 di Bulan Februari 2023 masih relative aman untuk masyarakat.
Permasalahan Pengendalian Inflasi Provinsi Maluku tahun 2023 yakni Daya beli masih lemah.Turunnya pendapatan masyarakat akibat pandemi Covid-19 menyebabkan beban ekonomi makin tinggi, aktivitas produksi masih terbatas, produksi yang turun akibat pembatasan aktivitas bisa memicu kelangkaan pasokan dan cuaca ekstrim.Terbukanya potensi spekulasi; lonjakan permintaan disertai potensi kelangkaan memicu tindakan penyimpangan pasar (kartel, penimbunan).
Untuk itu, Pemerintah Provinsi Maluku telah menyiapkan langkah-langkah penanganan dan pengendalian inflasi yakni,mengevaluasi perkembangan stok dan harga seperti mengetahui perkembangan stok, harga dan distribusi bahan pokok di Kab/Kota Se-Maluku.
Serta antisipasi pengaruh musim, memastikan stabilitas dan kelancaran distribusi seperti halnya merumuskan langkah-langkah untuk menjaga kelancaran distribusi, stabilitas harga dan antisipasi lonjakan permintaan menjelang HBKN 2023.
Dan cuaca ekstrim saat ini, meningkatkan koordinasi seperti halnya terlaksananya koordinasi dengan pemkab/pemkot, instansi terkait, BUMN, produsen, distributor, pedagang besar, dan ritel.
“Dengan demikian saya berharap perlu adanya kepedulian BUMN, BUMD, swasta, pemda, instansi vertikal,kepada masyarakat miskin melalui bantuan sembako atau operasi pasar murah dan tersedianya Bapok sesuai jumlah, waktu, dan harga yang terjangkau oleh daya beli masyarakat di seluruh Maluku,”pungkas Gubernur
Sumber : Diskominfo Promal