GRANAT Maluku Rangkul Remaja Masjid,Pemuda Dan Peneg Batu Merah Hilangkan Stigma Negeri Zona Merah Narkoba

by -18 views
by

AMBON,N25NEWS.id-Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT) Provinsi Maluku,mengadakan silaturahmi dengan Pemerintah Negeri Batu Merah,guna menghimbau kepada masyarakat baik itu Remaja Mesjid dan unsur pemuda,terkait sorotan publik bahwa peredaran gelap narkoba cukup besar di negeri yang terletak di Kecamatan Sirimau itu.

“Kami punya tanggung jawab untuk mengajak para pemangku kepentingan dan masyarakat di Negeri Batu Merah, untuk kita bersama rumuskan agenda guna disampaikan kepada masyarakat tentang bahaya narkoba,”ungkap Ketua GRANAT Provinsi Maluku,Yani Salampessy kepada N25NEWS.id,Minggu (12/2/2023).

Lebih lanjut,Yani Salampessy mengatakan,peredaran narkoba memang tidak terlihat secara kasat mata,kerena barang haram ini memiliki jaringan tertentu.Olehnya,kehadiran GRANAT di Negeri Batu Merah,guna mendiskusikan hal ini dengan Pemerintah Negeri Batu Merah,para pemangku kepentingan dan masyarakat,yang sudah barang tentu tujuannya adalah membangun kesadaran masyarakat akan bahaya narkoba.

“Pada intinya kami (GRANAT) ingin pemerintah negeri,pemangku kepentingan dan masyarakat untuk berkomitmen dan harus bertekad untuk bisa mencegah proses peredaran narkoba yang sangat meresahkan masyarakat yang bukan saja di Batu Merah,tetapi Maluku pada umumnya,”tandas Yani Salampessy.

Adapun,kata Yani Salampessy dari pertemuan tersebut GRANAT,ingin ada langkah kongkrit yang ditetapkan oleh teman-teman Remaja Mesjid dan unsur pemuda yang nantinya disampaikan ke masyarakat bahwa inilah komitmen mereka untuk memberantas peredaran narkoba di Negeri Batu Merah.

“Karena saya boleh jujur Negeri Batu Merah menjadi sorotan karena adanya peredaran narkoba.Olehnya, komitmen ini harus segera di sampaikan,”kata Yani Salampessy.

Ditempat yang sama, Sekretaris Negeri Batu Merah,M.Arlis Lisaholet memberikan apresiasi atas kunjungan GRANAT Provinsi Maluku ke Negeri Batu Merah.Pasalnya,selain untuk bertatap muka secara langsung dengan pemerintah negeri Batu Merah,namun kunjungan GRANAT juga guna memberikan stigma (Narkoba)  yang selama ini melekat lewat pemberitaan media.

“Menurut saya,pemberitaan di media massa ada hal positif dan juga negatifnya.Tapi disini saya tekankan pada sisi negatifnya,dimana pemberitaan media massa terlalu berlebihan, dan kalau Negeri Batu Merah di tetapkan sebagai zona merah peredaran narkoba,saya rasa itu kurang objektif,”ucapnya.

“Kenapa saya katakan kurang objektif ?,jumlah penduduk kita kurang lebih 73.000,nah kalau di cap zona merah peredaran narkoba,maka ini kurang tepat.Seharunya,media menyampaikan setengah dari jumlah penduduk kami,”paparnya.

Diakuinya peredaran gelap narkoba di Negeri Batu Merah cukup menguatirkan,sejak dua tahun terakhir,namun itu kan hanya oknum,bukan secara umum.

“Namun kami sangat menyambut baik kunjungan dari DPD GRANAT Provinsi Maluku,karena memang kami tidak bisa berdiri sendiri untuk melawan  peredaran narkoba di Negeri Batu Merah,”tuturnya.

Sedangkan Sekretaris Pemuda Negeri Batu Merah,Roni Ternate mengatakan bahwa dirinya sangat berterima kasih,kepada DPD GRANAT Provinsi Maluku yang sudah mengizinkan dirinya bergabung dengan DPD GRANAT Negeri Batu Merah.

Roni Ternate juga mengatakan bahwa ada sedikit kecewa dengan berbagai pemberitaan media massa yang mengatakan Negeri Batu Merah ditetapkan sebagai zona merah.

“Saya sesalkan pemberitaan media massa yang terlalu berlebihan.Saya ingin pemberitaan itu lebih ke oknum yang terlibat sebagai bandar narkoba.Makqnya,saya berterima kasih kepada DPD GRANAT yang boleh hadir untuk mengajak Remaja Mesjid unsur pemuda,guna sama-sama mengajak pemuda yang lain jahui narkoba,”paparnya.

Dirinya juga minta media massa jangan asal menuding,karena pemberitaan media massa akan berdampak pada psikologi atau mental para remaja Batu Merah.

“Makanya GRANAT hadir untuk mengajak yang sudah terlibat narkoba,kita lakukan pendekatan secara kekeluargaan,atau ada proses rehabilitasi.Dan GRANAT juga akan berkoordinasi dengan BLK untuk membuka ruang-ruang kerja,yang tentu berdampak pada mereka tidak lagi terjerumus dalam narkoba,”ujarnya.

Sementara itu,Ketua Remaja Mesjid An Nur Negeri Batu Merah,Foki Atamimi mengatakan bahwa dirinya sangat mendukung kegiatan dari DPD GRANAT Provinsi Maluku dalam memberantas peredaran narkoba di Negeri Batu Merah.

Selain itu,kata Foki Atamimi tentang narkoba memang selama ini ada berbagai sosialisasi,namun disayangkan tidak ada tindaklanjutnya atau aksi nyata dari pada sosialisasi tersebut.

“Untuk itu,saya berharap dengan adanya kehadiran GRANAT,kami siap berpartisipasi untuk ikut serta dalam memberantas peredaran narkoba di Negeri kami,”pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *