AMBON,N25NEWS.id-Dua orang mahasiswa luar negeri yakni Valentina asal Rusia dan Alex yang berasal dari Ukraina mengunjungi Negeri Amahusu Kecamatan Nusaniwe Kota Ambon untuk belajar budaya setempat yaitu musik tradisional ukulele dan Totobuang.
Mereka berdua lagi belajar bahasa Indonesia di Lab Bahasa Indonesia di Universitas Pattimura Ambon
Konflik antara Rusia dan Ukraina tidak menjadi penghalang bagi Valentina dan Alex untuk belajar budaya Maluku yang ternyata kaya sekali dengan budaya baik bahasa serta musik yang merupakan identitas orang Ambon dan Maluku pada umumnya.
Menurut Nicho Tulalessy Founder Amboina Ukulele Kids Community (AUKC) kedua mahasiswa juga sebagai turis ini, kunjungi Amahusu sebagai mahasiswa pada program Lab bahasa Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon yang belajar bahasa Indonesia serta musik ukulele, pukul Tifa dan Totobuang.
“Tentu kita bahagia sekali,karena kita tau kondisi negara dari dua mahasiswa tersebut yang sedang konflik,tetapi mereka berdua tidak pikirkan permasalahan tersebut dan berkesempatan kunjungi Amahusu,”kata Nicho Tulalessy,kepada N25NEWS.id,di Ambon,Sabtu (8/10/2022).
Selain itu,kehadiran Valentina dan Alex di Amahusu untuk belajar ukulele,sesuai atau selaras dengan tema pencanangan Mollucan Ukulele Day yakni,”Musik Ukulele Menebar Cinta dari Maluku Untuk Dunia”.Dan hal ini terbukti musik ukulele persatuan mahasiswa Rusia dan Ukraina.
Adapun,bukan hanya bahasa Indonesia dan budaya yang mereka pelajari,tetapi mereka juga berwisata dengan menikmati keindahan pulau Ambon serta kearifan lokal dan historis Ambon yang mengagumkan.
“Saya juga senang dan berharap banyak lagi mahasiswa atau turis yang datang belajar bahasa Indonesia dan budaya di Unpatti serta mengenal sanggar Boiratan dan AUKC sebagai pusat belajar musik budaya,”ujar Nicho Tulalessy.
Sementara itu,Alex mahasiswa asal Ukraina mengatakan bahwa tujuan mereka datang ke Ambon (Amahusu) untuk belajar bahasa Indonesia dan belajar bermain musik ukulele dan Totobuang.
“Saya suka datang ke Ambon dan saya juga adalah mahasiswa yang belajar di Unpatti Ambon,”pungkas Alex yang juga adalah seorang guru di salah satu universitas di Ukraina ini.
Editor : Aris Wuarbanaran