AMBON,N25NEWS.COM – Pada tanggal 29 November 2021, Dewam Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) telah mengeluarkan keputusan nomor 182/KPTS/DPP/XI/2021 tentang pembebastugasan Sekertaris serta penetapan pengesahan sekertaris DPD PDIP Provinsi Maluku masa jabatan 2019-2024.
Dalam keputusan tersebut Benhur Watabun terpilih menggantikan Edwin Adrian Huwae menjadi Sekertaris PDIP Provinsi Maluku.
Penetapan ini diakui Benhur Watubun, dalam konperensi pers yang dilakukan di Kantor DPD PDIP, Sabtu (04/12/2021), usai rapat konsolidasi partai, yang dipimpin Ketua DPD PDIP Maluku, Murad Ismail.
Menurutnya, ada 3 hal penting yang dibicarakan dalam rapat tersebut. Yang pertama adalah konsolidasi organisasi, yang kedua persiapan Rapat Kerja Nasional yang akan berlangsung pada tanggal 12 sampai 14 Desember 2021 dan yang ketiga adalah diklat kader di seluruh Maluku yang di agendakan akan berlangsung di Kota Tual, pada 9 sampai 11 desember 2021.
“Jadi kami sampaikan bahwa proses organisasi ini adalah hal yang biasa kita lakukan dan dalam kepentingan untuk menjadikan partai sebagai alat untuk perjuangan utama. Maka tentu konsolidasi organisasi itu menjadi ujung tombak dalam rangka memaksimalkan kerja-kerja politik untuk kepentingan partai, baik dalam tugas keseharian maupun tugas yang paling strategis, seperti pemenangan pemilu dan juga pemenangan pilpres dan pilkada yang akan berlangsung pada tahun 2024,” tandasnya.
Oleh karena itu, Watubun katakan, beberapa waktu lalu proses ini sudah di jalani mulai dari proses internalisasi di tingkat partai dan sama sekali DPD tidak memberikan keterangan pers apapun terkait dengan masalah ini. Ini dikarenakan mereka ingin mencegah supaya jangan terjadi sesuatu di antara sesama kader yang bisa mengganggu didalam komunikasi, termasuk mengganggu kerja partai dalam persiapan kemenangan
“Dengan adanya keputusan ini maka secara tegas DPP telah memberi amanah baru kepada kami selaku Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu untuk menjabat sebagai Sekertaris DPD PDIP Provinsi Maluku, bersama-sama dengan pengurus yang lainnya dalam mengemban amanah organisasi di Maluku. Jadi secara definitif itu sudah ditetapkan pada tanggal 29 November 2021 kemarin, hanya di hari ini kita melakukan rapat perdana untuk secara deklaratoris diumumkan oleh Ketua DPD langsung pada rapat DPD PDIP Perjuangan, sehingga secara keluar dan kedalam kita dapat melaksanakan tugas dan bisa malaksanakan amanah organisasi secara sebaik,”ungkapnya. (dd)