NAMLEA,N25NEWS.id-Sebelas bulan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) belum di bayarkan, para dokter di RSUD Lala Namlea mogok kerja.
Ketua DPRD Kabupaten Buru M.Rum Soplestuny mengatakan, Pemerintah Kabupaten Buru seolah-olah lemah dan kurang perhatian terhadap sektor pelayanan kesehatan kepada masyarakat di Kabupaten Buru.
“Lembaga DPRD tentunya bakal terus mendorong untuk segera dibayarkan hak-hak para dokter, jika tidak diselesaikan maka kita akan mengambil langkah tegas dengan membentuk tim investigasi,” tegas M.Rum Soplestuny pada RDP diruang rapat pimpinan DPRD Buru Kamis (6/7/2023) kemarin.
M.Rum Soplestuny juga menambahakan, masalah TPP sudah menjadi atensi DPRD Kabupaten Buru, agar persoalan itu tidak berlarut-larut perlu adanya kejelasan dari pihak RSUD Namlea, Pemda dan OPD teknis lainnya, yang berkaitan dengan pelayanan kesehatan di Kabupaten Buru.
“Kami mengadakan rapat lintas komisi persoalan pelayanan kesehatan dan TPP, yang mana pembayaran TPP merupakan perintah perundang-undangan serta diperkuat dengan peraturan Bupati, dan tidak boleh mengalami penundaan pembayaran karena sesuai kapasitas, TPP ini setara dengan pembayaran gaji pegawai yang harus segera terbayarkan,”ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Buru, Mohammad Hurry menjelaskan, penunggakan TPP dokter diakibatkan Pemda yang terlalu memaksakan anggaran belanja.
“Target pendapatan ditetapkan Pemda Buru tidak rasional sehingga berdampak pada anggaran belanja yang dikeluarkan ketika pendapatan tidak mencapai target maka pembelanjaan pun ada banyak kita korbankan, hal ini pun berdampak pada anggaran TPP karena pembayaran hutang dan sebagainya,” jelas Moh. Hurry.
“Khusus Tahun 2023, Dana Alokasi Umum (DAU) kita hanya Rp 25 miliar, belanja gaji Rp 17 miliar, dan sisanya dibagi kepada belanja operasional semua OPD Kabupaten Buru, mungkin itu akar permasalahannya kenapa TPP tidak terbayarkan,”jelasnya.
Alhasil, para dokter di RSUD Namlea mogok kerja dan tak melakukan tugasnya untuk pelayanan kesehatan di rumah sakit.(**)