AMBON,N25NEWS.id-Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon bersama dengan Ikatan Masyarakat Nelayan Maluku (IMANEMA) menggelar aksi bersih pantai dan penanaman mangrove di Desa Poka,Kecamatan Teluk Ambon,dimana kegiata tersebut dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional tahun 2023.
“Dalam rangka Hari Peduli Sampah Nasional,kami (Pemkot) Ambon bersama IKMANEMA serta elemen masyarakat lainnya, mewujudkannya dengan melakukan pembersihan pantai dan menanam mangrove,”ungkap Pj Walikota Ambon, Bodewin Wattimena,Selasa (21/2).
Menurutnya kegiatan pembersihan pantai dan penanaman mangrove sangat penting,sebab kegiatan tersebut merupakan aksi nyata dalam kepedulian terhadap lingkungan.Selain itu,penanaman mangrove pada seputaran pantai di Ambon akan berdampak positif,karena akan terhindar dari bencana banjir maupun abrasi.
“Penanaman mangrove merupakan upaya kita untuk menjaga lingkungan pantai agar tidak terjadi abrasi.Tetapi juga mangrove merupakan sarang ikan,serta mencegah polusi udara di Kota Ambon,”ujar Pj Walikota Ambon Bodewin Wattimena.
Selain itu, Bodewin Wattmena menilai secara objektif apa yang pemerintah kota lakukan sudah baik dari sebelumnya,namun Pemkot Ambon memiliki target yakni perwujudan Ambon bersih.Jika demikian kata Bodewin Wattimena,hal yang terpenting adalah kota ini harus terbebas dari persoalan sampah.
“Tapi kalau kita bisa mengelimir, mengurangi dampak negatif dari sampah,itu berarti kita berhasil,dimana dampaknya kita ingin kota ini harus bersih dan tidak boleh ada sampah yang terlihat,”paparnya.
Hal itu harus dilakukan tindakan yang sifatnya konfensional dari menampung,mengangkut dan membuang,tetapi sampah tersebut harus diolah.
Adapun,ditanya terkait sarana prasarana,Pj Walikota Ambon Bodewin Wattimena menandaskan,semua elemen masyarakat di Kota Ambon harus memahami sungguh bahwa butuh pengelolaan sampah secara terpadu,karena itu satu-satunya cara untuk mengatasi persoalan-persoalan sampah di kota Ambon.
“Yang sementara kita lakukan sekarang adalah,kita berikan kewenangan ke kecamatan-kecamatan untuk kemudian didistribusikan ke desa dan negeri untuk melakukan pengelolaan sampah secara langsung.Dan tidak lagi kita lakukan dalam tingkat pemerintah kota,supaya semakin kecil ruang lingkupnya,lalu bisa memicu keterlibatan masyarakat lewat RT/RW,”katanya.
Sementara itu,Ketua Ikatan Nelayan Maluku Burhanudin Rumbouw mengatakan Hari Peduli Sampah Nasional merupakan salah satu program prioritas dari Ikatan Masyarakat Nelayan Maluku.Dimana,kegiata yang disinggung diatas yang bersinergi dengan Pemkot Ambon,untuk bagaimana mewujudkan Ambon bersih.
“Kegiatan kami ini merupakan kegiatan lanjutan, karena sebelumnya kami sudah melakukan giat yang sama di pantai Rumah Tiga dan Tanjung Martha Alfons,”tuturnya.
“Untuk itu,saya berharap kegiatan ini kami akan lakukan juga di tempat yang lain.Saya juga mengajak seluruh masyarakat baik pemuda, mahasiswa dan siswa-siswi, untuk sama-sama membantu pemerintah untuk tetap menjaga lingkungan agar kita tetap sehat karena lingkungan yang juga bersih,”tandasnya.