AMBON,N25NEWS id-Terkait dengan bermunculannya berbagai bakal calon (Balon) legislatif 2024 untuk memperebut kursi DPR RI periode 2024-2029 mendapat tanggapan dari salah satu aktivis muda Maluku Josyes Do Santos Walalayo.
Menurut Walalayo dari sebagian besar calon anggota DPR RI yang mulai lakukan sosialiasi,dirinya menjagokan Widya Pratiwi Murad atau Ina Latu Maluku untuk menduduki kursi DPR RI.Bukan tanpa alasan dirinya memberi dukungan penuh ke ibu Widya sebab, ia menilai Ibu Widya punya peluang besar untuk menduduki Jabatan tersebut.
“Saya melihat ibu Widya MI punya peluang,karenaIstri Gubernur Maluku tersebut merupahkan orang yang benar-benar memahami kondisi masyarakat Maluku saat ini,dan banyak yang sudah dia lakukan sehingga tidak perlu ragu untuk mendukungnya sebagai anggota DPR RI,”ujar Santos Walalayo.
Santos Walalayo menambahkan,bukan saja Ketua PKK Maluku tersebut peduli dengan masyarakat di Kota Ambon,namun sampai di berbagai pelosok daerah di Maluku.
“Saya mencontohkan ibu Widya pernah melakukan safari sampai ke pegunungan Kecamatan Tehoru yaitu di Negeri Piliana, ada juga pegunungan Kecamatan Taniwel yaitu di Buria dimana dalam sejarah baru pernah ada istri seorang gubernur berkunjung ke negeri/desa mereka sehingga ini perlu menjadi contoh bagi istri-istri pejabat di daerah Maluku,”tambah Karteker Ketua KNPI Seram Bagian Barat (SBB) tersebut.
Sedangkan terkait dengan beredarnya isu-isu adanya orang asli dan bukan asli Maluku yang harus menjadi anggota DPR RI,Santos mengatakan setiap warga Indonesia mempunyai hak dan kewajiban untuk mengikuti agenda politik dimanapun berada yang penting persyaratan di penuhi.
Apalagi ibu Widya saat ini telah di kukuhkan oleh Latupati Maluku sebagau Ina Latu Maluku serta pak Guburnur Maluku mempunyai garis keturunan berasal dari Maluku otomatis ibu Widya juga merupakan bagian dari warga asli Maluku,karena suami yang mempunyai garis keturunan asli dari Maluku.
Sehingga Ketua Anak seram Bersatu (ASB) Maluku ini mengajak oknum-oknum masyarakat Maluku tertentu untuk tidak menggunakan isu anak adat dan bukan sebab,siapa saja punya hak di Maluku untuk berproes di dunia politik.
“Kedepan kami akan membentuk relawan milik ibu Widya Pratiwi Murad untuk DPR RI,serta mendeklarasikannya di beberapa wilayah pada Provinsi Maluku,”tandaspemuda asal Negeri Hatu Kecamatan Tehoru Kabupaten Maluku Tengah yang juga berdarah Negeri Lomoli Piru Kabupaten Seram Bagian Barat tersebut.