BRI Peduli Berikan Sarana Penunjang Kebersihan Kepada Komunitas LEBEBAE

by -13 views
by

AMBON,N25NEWS.id-Sebagai bentuk rasa kepedulian terhadap lingkungan,terutam dalam rangka Hari Anak Nasional (HAN),Bank Rakyat Indonesia (BRI) Ambon, Minggu (17/7/2022) sambangi Lebebae Community  di Desa Amahusu,dimana kiprah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk tetap menakjubkan.Kendati dalam kondisi pandemi Covid-19, kontribusinya dalam melakukan kepedulian ke masyarakat tetap tinggi.

Seperti halnya memberikan bantuan sarana penunjang keberhasilan lengkungan kepada komunitas anak-anak peduli lingkungan Lebebae Community Kids dibawa pimpinan Kezia Tulalessy.

Mewakili Pimpinan  Bank BRI Cabang Ambon,KCP Waehaong,Deni Nayoan mengatakan BRI hadir di Desa Amahusu sebagai bentuk tanggung jawab sosial,dimana BRI sebagai perusahan bank milik negara untuk berkontribusi di dalam lingkungan sosial.

“Kami sangat peduli terhadap lingkungan,sehingga BRI hadir untuk memberikan bantuan berupa sarana dan prasarana untuk keberhasilan yaitu satu unit mobil sampah Tossa dan kami berikan anak pohon sebagai penghijauan guna kedepannya cegah bencana banjir dan longsor,”kata Deni Nayoan kepada N25NEWS.id,pada sela-sela kegiatan tersebut di Desa Amahusu, Minggu (17/7).

Ditambahkannya,BRI Peduli bukan hanya di Ambon,namun juga di daerah lain BRI hadir memberikan bantuan sembako kepada masyarakat korban gempa bumi di daerah Tehoru Maluku Tengah.

“Jadi permohonan bantuan yang masuk sangat banyak dan itu diluar permohonan kredit.Jadi Lebebae Community Kids mendapat bantuan dari BRI, ini adalah berkat Tuhan,”ujar pria asal Sulawesi Tengah ini.

Lebih jauh menurutnya BRI Peduli dalam menyalurkan bantuan itu merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial.Dimana, tanggung jawab sosial itu ada 3 yakni :

1.Propeople yaitu kepedulian BRI terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

2.Proplanet yakni BRI Peduli terhadap lingkungan dari segi bisnis.Namun,kalau usaha untuk merusak lingkungan pihaknya tidak membiayai.

3.Propropit adalah keuntungan finansial atau non finansial yang diharapkan didapat oleh penerima yang namanya berdampak terhadap bisnis perusahaan secara berkelanjutan.

“Jadi ada juga namanya ekosistem komunitas-komunitas dengan harapan kita saling berinteraksi dan juga kehadiran Lebebae Community Kids ini juga bisa mempromosikan produk-produk BRI minimal dalam kalangan anak muda di ajarkan untuk menabung,” ucapnya.

Olehnya dalam Hari Anak Nasional, untuk masa depan anak-anak, mereka perlu menabung untuk karier kedepannya,sekolah dan mulai dari masa pendidikan harus mulai menabung.

“Kami ada produk BRI Junior,jadi teman-teman boleh mempromosikan,karena kita saling membutuhkan atau mutualisme,atau saling support,”paparnya.

Sementara itu,Founder Lebebae Community Kids,Kezia Tulalessy menyampaikan rasa terima kasihnya kepada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atas bantuan motor sampah Tossa dan anakan pohon kepada Lebebae Community Kids.

“Saya atas nama Lebebae Community Kids mengucapkan terima kasih kepada BRI atas bantuan mobil sampah Tossa.Kami akan memanfaatkan bantuan ini dengan baik dan untuk bisa menunjang kegiatan kami selanjutnya,”ujar Kezia Tulalessy.

Dijelaskan Kezia Tulalessy lagi bahwa komunitas Lebebae Community Kids yang dipimpinnya ini, didirikan pada tanggal 18 Agustus 2020 tepat pada kondisi pandemi Covid-19 tersebut lebih banyak bergerak pada kebersihan lingkungan,perlindungan karang di laut dan penanaman anakan pohon.

Selain itu, untuk kegiatan Lebebae Community Kids ini lebih di kenal masyarakat umum,maka pihaknya memanfaatkan IT,yakni dengan memiliki instagram dan bahkan beberapa anggota Lebebae Community Kids memiliki sertifikat izin untuk diving untuk kegiatan transpartasi karang laut.

“Beberapa teman-teman kita punya izin untuk diving,dimana kigiatan kita itu,nantinya kita posting di Instagram, sekaligus sebagai promosi kegiatan kami untuk mengajak anak-anak muda lain,sebab menjaga lingkungan menjadi life style kami dari pada bergaya-gaya di Instagram,”jelasnya.

Adapun,tujuan Lebebae Community Kids terlihat untuk kepedulian lingkungan,juga sebagai ajakan kepada anak-anak muda lain untuk peduli terhadap lingkungan,sebab mengingat terjadi perubahan cuaca atau global warning.

“Untuk itu,kami berharap kehadiran kami untuk diberbagai kegiatan lingkungan dapat menjadi solusi bagi permasalahan lingkungan di kota Ambon maupun Maluku secara umum,”tandasnya.

Untuk diketahui sebagai informasi Kezia Tulalessy akan di undang oleh Presiden dan Ibu Negara ke Istana Negara bersama 9 ibu-ibu dan Kezia adalah peserta yang paling termuda.

Editor : Aris Wuarbanaran

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *