AMBON,N25NEWS.id-Wakil Duta Besar Australia untuk Indonesia,Stave Scott sangat kagum dan terkesima melihat penampilan anak-anak yang tergabung dalam Amboina Ukulele Kids Community (AUKC).
Hal itu,terlihat saat anak-anak AUKC bermain Ukulele,ketika Wakil Dubes Australia untuk Indonesia Steve Scott menyambangi Negeri Amahusu, Kecamatan Nusaniwe Kota Ambon, beberapa waktu lalu.
Adapun,Steve Scott tidak sendirian menonton penampilan AUKC,ia didampingi Sinead Ferris (Sekretaris II Bidang Politik Kedubes Australia) dan Sam Upritchard (Wakil Konsul Jenderal Australia di Makassar).
Walaupun hanya sebentar menyaksikan anak-anak AUKC bermain dan bernyanyi,namun Steve Scott terkihat kagum dengan penampilan AUKC.
Pada acara itu,AUKC membawakan sejumlah lagu daerah,nasional dan lagu luar negeri.Bahkan ada beberapa lagu yang Sinead Ferris dan Sam Upritchard turut bermain Ukulele bersama anak-anak AUKC.
“Saya sangat kagum melihat penampilan luar biasa dari anak-anak AUKC,”kata Steve Scott yang juga pernah jabat Wakil Dubes Australia untuk Filipina ini.
Sementara itu, Founder AUKC, Nicho Tulalessy menjelaskan kepada Wakil Dubes Australia Steve Scott bahwa Ukulele merupakan alat musik tradisional asal Hawaii Amerika Serikat,yang sudah dimainkan penduduk tradisional Maluku ratusan tahun lalu.
Lebih lanjut, Tulalessy yang pernah belajar “Sustainability Ecotourism di Australia ini menjelaskan,awalnya hanya ada 8 anak di Amahusu yang ia ajar Ukulele.
“Saya bersyukur,karena dari 8 orang yang saya ajar itu,makin hari semakin bertambah.Saat ini,ada sekitar 100 lebih anak yang berusia 8-16 tahun yang tergabung dalam AUKC,”jelasnya.
Diketahui pula,ada sekitar puluhan Ukulele di AUKC merupakan sumbangan warga Australia.
“Ukulele yang warga Australia sumbang kami,itu saat mereka datang ke Ambon mengikuti lomba perahu layar Darwin-Ambon Yacht Race,mereka selalu membawa Ukulele bagi anak-anak,”jelasnya.