AMBON,N25NEWS.id-Alumni Pelatihan Dasar (Latsar) harus membawa energi dan semangat baru saat kembali ke instansi masing-masing.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Wali Kota Ambon, Boedewin Wattimena dalam arahannya yang dibacakan Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon, Robby Sapulette,pada Penutupan Latsar CPNS Golongan III Angkatan 21–25 dan Golongan II Angkatan 12, Senin (21/9/2026), di BPSDM Maluku, Rumah Tiga.Kota Ambon.
“Tunjukkan bahwa CPNS Pemkot Ambon adalah agen perubahan yang mampu menjawab tantangan zaman dan membawa pelayanan publik ke arah yang lebih modern, transparan, dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Kembalilah ke instansi dan satuan kerja Saudara dengan membawa energi baru, semangat baru, dan integritas yang makin kokoh,” jelasnya.
Wali Kota mengatakan, nilai-nilai dasar ASN Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif (Berakhlak) serta kedisiplinan bela negara tidak boleh berhenti hanya sebagai hafalan atau formalitas evaluasi belaka, melainkan harus diimplementasikan secara nyata di unit kerja masing-masing.
“Nilai-nilai tersebut harus menjadi kompas moral dan pedoman kerja Saudara dalam melayani warga Kota Ambon dengan senyum, keikhlasan, kecepatan, dan integritas yang tinggi,” pintanya.
Ditegaskannya, Kota Ambon membutuhkan birokrat muda yang lincah, inovatif, menolak segala bentuk pungutan liar, serta siap menjadi teladan dalam merawat kedamaian dan kebersamaan.
Dirinya mengapresiasi dan memberikan ucapan selamat kepada para peserta yang telah berhasil melewati seluruh rangkaian pembinaan dengan kedisiplinan dan semangat tinggi.
Dari total 240 peserta, sebanyak 238 orang dinyatakan selesai, sementara dua peserta lainnya tidak dapat melanjutkan karena alasan medis.
“Penutupan Latsar hari ini bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari babak baru pengabdian yang sesungguhnya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN),” katanya.
Sebelumnya,Sekkot, Robby Sapulette , dalam arahannya menegaskan, pentingnya konsistensi dan integritas bagi para peserta Latsar setelah selesai dibina selama kurang lebih satu bulan.
Diharapkannya, para ASN muda ini mampu menjadi agen perubahan dalam tata kelola pemerintahan di Kota Ambon.
“Harapannya, Saudara-saudara yang telah dibina dalam kurun waktu satu bulan lebih ini dapat membawa perubahan. Adik-adik sekalian harus menjadi agen perubahan dalam tata kelola pemerintahan di kota ini,” katanya.
Untuk itu ,para ASN ini harus mengingat seluruh materi, pengetahuan, serta produk inovasi yang dipamerkan selama masa pelatihan guna diimplementasikan secara nyata di lingkungan kerja masing-masing.
“Jangan sampai
apa yang diajarkan oleh para widyaiswara di ruang kelas berbeda dengan apa yang diterapkan di ruang kerja. Orang Ambon bilang jangan sampai latihan lain, barmaeng lain. Kita butuh konsistensi dan integritas dalam mengimplementasikan seluruh pengetahuan hasil latihan dasar ini,” tandasnya.
Mantan Kadishub kota ini juga mengharapkan ke depan, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dari instansi masing-masing bisa hadir dalam acara Latsar untuk memberikan apresiasi secara langsung.
Selain itu ke depannya, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dari instansi masing-masing bisa hadir dalam acara Latsar untuk memberikan apresiasi secara langsung.
“Wali Kota berpesan agar seluruh alumni Latsar segera kembali ke instansi masing-masing dan mulai menjalankan tugas serta tanggung jawab dengan semangat baru,” tandasnya.(**)