PWKI Maluku Dorong Perempuan Jadi Agen Perubahan Lewat Sosialisasi HIV/AIDS dan TBC

by -0 views
by

AMBON,N25NEWS.id – Penasihat DPD PWKI Maluku, Lisa Wattimena, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan kegiatan sosialisasi HIV/AIDS dan TBC yang berlangsung dengan baik.

Hal ini di sampaikannya saat membuka Sosialisasi HIV/AIDS dan TBC yang berlansung di Hotel Manise selasa,(5/5).

“Kegiatan sosialisasi HIV/AIDS dan TBC ini bukan hanya sebuah kegiatan seremonial, tetapi merupakan langkah nyata dalam upaya PWKI meningkatkan momentum refleksi diri dan berkomitmen untuk menghadirkan pelayanan yang berdampak bagi gereja, masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Lisa Wattimena.

Ia menjelaskan, Persatuan Wanita Kristen Indonesia (PWKI) Maluku merupakan organisasi perempuan yang aktif dalam pelayanan, pemberdayaan, serta pembangunan masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai Kristiani dan semangat kebangsaan.

“Sesuai dengan visi PWKI, yaitu melaksanakan perintah dan amanat Tuhan yang terkandung dalam Alkitab, maka saya mengajak ibu-ibu untuk terus menghadirkan kegiatan-kegiatan yang berdampak bagi masyarakat Maluku, khususnya di Kota Ambon,” katanya.

Menurut Lisa, PWKI memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dan gereja dalam mendukung pembangunan nasional serta mewujudkan masyarakat yang adil dan sejahtera.

“Sebagai organisasi wanita Kristen interdenominasi yang telah berdiri selama 80 tahun, PWKI terus berupaya menjadi garam dan terang di tengah masyarakat. Salah satu fokus utama kami adalah bidang kesehatan,” ungkapnya.

Ia menekankan pentingnya peran perempuan sebagai pilar utama dalam keluarga, terutama dalam menjaga kesehatan.

“Ibu adalah manajer kesehatan pertama di rumah tangga. Jika wanita Kristen sehat, maka ia mampu merawat keluarga dengan baik, mendidik anak-anak secara maksimal, serta mendukung produktivitas keluarga,” jelasnya.

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa peran perempuan tidak hanya terbatas di lingkup rumah tangga.

“Wanita Kristen yang sehat akan melahirkan keluarga yang kuat dan mampu memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar,” tuturnya.

Lebih lanjut, Lisa menegaskan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan bentuk kepedulian PWKI dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait pentingnya pola hidup sehat serta pencegahan penyakit sejak dini.

“Kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi wujud nyata kepedulian PWKI dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya melalui peran perempuan sebagai pilar keluarga yang sehat,” ujarnya.

Ia berharap, melalui kegiatan tersebut, kesadaran masyarakat semakin meningkat serta perempuan dapat berperan sebagai agen perubahan dalam mencegah penyebaran HIV/AIDS dan TBC.

“Selain itu, kami juga berharap kemitraan antara PWKI dengan pemerintah dan berbagai pihak terkait semakin kuat dalam upaya melayani sesama,” pungkasnya.

Di akhir pernyataannya, Lisa Wattimena menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan ini,” tutupnya.

Penulis : Fal

Editor   : Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *