AMBON,N25NEWS.id -Dalam upaya memanfaatkan teknologi digitalisasi bagi pelaku usaha Pemerintah Kota Ambon, bersama Bank Indonesia melakukan Sosialisasi Digital Pembayaran melalui QRIS.
“UMKM merupakan tulang punggung perekonomian nasional karena berperan besar dalam menciptakan lapangan kerja, mengurangi pengangguran, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, ” kata Wakil Walikota Ambon Elly Toisutta di ruang Vlissingen, Balai Kota Ambon, Senin(9/3).
Toisuta mengungkapkan dalam sistem pembayaran digital melalui QRIS yang dikembangkan oleh Bank Indonesia dengan mengubah sistem transaksi dari tunai menjadi non-tunai atau cashless yang lebih cepat, mudah, murah, dan aman.
“QRIS mampu menghubungkan pedagang tradisional dengan ekosistem ekonomi digital. Setiap transaksi tercatat secara digital sehingga memudahkan pelaku usaha dalam pengelolaan keuangan,” kata Elly.
Selain itu, kata Toisuta penggunaan QRIS juga membantu pelaku UMKM menghindari risiko uang palsu serta tidak perlu lagi menyediakan uang kembalian saat bertransaksi.
“Pemerintah Kota Ambon juga aktif mengembangkan UMKM melalui pemanfaatan Ruang Terbuka Publik (RTP) sebagai pusat ekonomi kreatif yang mengintegrasikan sektor usaha dengan musik, seni, dan budaya di ruang publik” Tandasnya.
Sementara itu Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku, Dicky Afrianto mengungkapkan integrasi sistem pembayaran digital akan meningkatkan transparansi serta akuntabilitas dalam aktivitas ekonomi, sekaligus memperkuat ekosistem digital di daerah.
“UMKM merupakan pendorong utama ekonomi di Indonesia. Secara struktur, lebih dari 90 persen aktivitas ekonomi nasional didorong oleh UMKM dan sektor ini juga menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar,” tandasnya.
Penulis : Ika
Editor : Redaksi