AMBON,N25NEWS.id – Pemerintah Kota Ambon akan meluncurkan program inovatif bertajuk “Tambahan”.
Hal ini menegaskan komitmen Pemerintah Kota Ambon mendukung program-program pemerintaah pusat yang bertujuan untuk menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan. Sesuai dengan arahan Presiden RI, program ini berfokus pada prinsip aman, sehat, resik, dan indah (Asri).
Walikota Ambon, Boedewin Wattimena, mengungkapkan bahwa peluncuran resmi gerakan ini akan dilakukan pada Hari Peduli Sampah Nasional, yang jatuh pada tanggal 21 Februari 2026.
Gerakan “Tambahan” ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan mendesak untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman bagi seluruh warga.
Dalam sebuah pernyataan di Balai Kota pada Rabu, 19 Februari 2026, Wattimena menekankan pentingnya partisipasi semua pihak dalam menjaga kebersihan kota.
“Kami akan menyurati semua pihak dan instansi di kota Ambon untuk ikut berpartisipasi,”ujar Wali Kota Ambon.
Program ini menuntut komitmen dari instansi pemerintah dan swasta untuk melakukan kegiatan bersih-bersih secara rutin.
Setiap hari Jumat atau Sabtu, semua instansi diwajibkan untuk membersihkan lingkungan tempat kerja dan sekitarnya.
Ini adalah langkah konkret untuk membangun kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga kebersihan demi kenyamanan dan kesehatan masyarakat.
Selain fokus pada kebersihan, Pemkot juga akan melaksanakan aksi penanaman 5000 tanaman Gadihu di ruang publik dan taman-taman yang ada di Ibu Kota Provinsi Maluku ini.
Tanaman Gadihu dikenal mampu memperbaiki kualitas udara dan memberikan keindahan visual bagi lingkungan.
Selain itu, program ini juga mencakup penanaman tanaman yang menghasilkan buah seperti mangga dan rambutan.
Dengan adanya penanaman ini, diharapkan tidak hanya lingkungan menjadi lebih asri, tetapi juga dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Penulis : Kres
Editor : Redaksi