Rampas Brankas Daerah Penjabat Bupati KKT Diduga Menyimpan Uang Ratusan Juta Pada Dua SKPD Bendahara Umum Daerah, PPKD Bubar Saja

by
by

SAUMLAKI,NEWS.id-Gonjang-ganjing putaran ekonomi yang masih dirasakan hampir sebagian besar masyarakat Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) kini terhendus lagi, dugaan Penjabat Bupati Daniel Indey menyimpan uang ratusan juta rupiah, pada dua SKPD dikalangan Pemerintah Daerah, ada apa ini ?.

Bendahara Umum Daerah, (BUD), adalah PPKD yang bertindak dalam kapasitas sebagai Bendahara Umum Daerah, yakni pejabat yang diberi tugas untuk dan atas nama daerah menerima, menyimpan, dan membayar, menyerahkan uang, atau surat berharga dan barang Daerah, harus menerima kenyataan.

Dengan dinonaktifkannya Kepala Bagian Keuangan Kabupaten Kepulauan Tanimbar, mungkin ini juga salah satu strategi Penjabat, agar lebih leluasa mengelolah keuangan ditengah devisit yang mengancam.

Padahal, masih ada pejabat dilingkungan pemerintahan daerah, dalam hal ini, Sekretaris Daerah, para asisten yang bisa dipercayakan Penjabat, untuk melaksanakan tugas sementara, pengganti Batlayeri, yang telah di non aktifkan itu.

Namun faktanya, Penjabat harus mengendalikan semuanya.

Inikah skenario yang dibuat oleh sang Penjabat Bupati, dengan maksud memperkaya dirinya sendiri, atau mungkin lebih leluasa agar bisa keluar daerah semaunya. Lain dibibir, lain dihati, oh Raja masih adakah hatimu untuk Daerah ini ?.

Kuasa BUD adalah pejabat yang diberi kuasa untuk melaksanakan tugas Bendahara Umum Daerah.

Namun telah di nonaktifkan oleh Penjabat, bukan berarti brankas pun harus ikut dipindahkan, lalu kemudian, isi dari brankas juga diduga dialihkan untuk disimpan pada SKPD lain.

Jika demikian, tujuan Panjabat ini sebenarnya apa ?.

Penulis : JM

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *