AMBON, N25NEWS.id – Raja Negeri Batu Merah, Ali Hatala, menegaskan kesiapan pemerintah negeri dalam merealisasikan pembangunan Hatukau From City atau Pasar Apung Batu Merah.
Pernyataan tersebut disampaikan pada Selasa (7/4), menyusul rencana peletakan batu pertama yang akan dilaksanakan pada Rabu, 8 April 2026. Kegiatan tersebut dijadwalkan diresmikan langsung oleh Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa.
Ali Hatala menjelaskan, pembangunan pasar apung ini merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Negeri Batu Merah dengan pihak ketiga, yakni CV Alisse Madela, yang telah melalui proses panjang sejak tahun 2000 dan semakin intens sejak akhir 2024 dalam pengurusan seluruh administrasi dan perizinan.
“Rencana pembangunan ini sudah final dan siap dilaksanakan. Mudah-mudahan semua berjalan lancar hingga selesai,” ujarnya.
Menurutnya, proses pembangunan diperkirakan akan berlangsung selama 1,5 hingga 2 tahun. Ia berharap seluruh tahapan dapat berjalan tanpa hambatan.
Lebih lanjut, Pemerintah Negeri Batu Merah mengajak seluruh masyarakat, baik di Batu Merah maupun di Kota Ambon secara umum, serta seluruh stakeholder, untuk mendukung pembangunan tersebut.
Pembangunan Pasar Apung Batu Merah ini disebut sebagai solusi atas kondisi pasar saat ini, di mana banyak pedagang masih berjualan di trotoar dan badan jalan, yang bukan peruntukannya sebagai lokasi berdagang.
“Ke depan, seluruh pedagang akan direlokasi ke dalam pasar permanen. Dengan demikian, fungsi jalan dan trotoar bisa kembali normal, sehingga tidak terjadi kemacetan dan aktivitas masyarakat dapat berjalan lancar,” jelasnya.
Pasar apung yang direncanakan memiliki dimensi kurang lebih lebar 20 meter dan panjang 200 meter. Kapasitasnya dipastikan mampu menampung seluruh pedagang yang saat ini beraktivitas di kawasan Batu Merah, bahkan terbuka bagi pedagang dari luar jika masih tersedia ruang.
Terkait mekanisme penempatan pedagang, Ali Hatala menyebutkan bahwa hal tersebut akan dibahas lebih lanjut bersama pihak pengembang. Namun, pemerintah negeri akan merekomendasikan agar seluruh pedagang di Batu Merah dapat menempati pasar tersebut.
“Untuk sistemnya nanti akan dikomunikasikan dengan pengembang. Yang pasti, kami dari pemerintah negeri menginginkan seluruh pedagang masuk ke dalam pasar,” tegasnya.
Di akhir pernyataannya, Ali Hatala mengimbau para pedagang untuk bersabar dan tetap mendukung proses pembangunan yang akan segera dimulai.
“Kami berharap bapak ibu pedagang dapat bersabar dengan kondisi saat ini. Pembangunan ini dilakukan demi kepentingan bersama, khususnya untuk para pedagang agar memiliki tempat berjualan yang layak,” pungkasnya.
Penulis : Stenly Kailuhu
Editor : Redaksi